Di pusat ibadah haji dan umrah, berdiri Kabah, bangunan suci berbentuk kubus yang menjadi kiblat lebih dari satu miliar umat Islam di seluruh dunia. Setiap Muslim menghadap ke arah Kabah saat melaksanakan sholat lima waktu. Bangunan yang berada di tengah Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, itu juga menjadi pusat rangkaian ibadah tawaf saat haji maupun umrah.
Sejarah dan Makna Kabah
Di balik bentuknya yang sederhana, Kabah menyimpan sejarah panjang yang terkait dengan Nabi Ibrahim dan Ismail. Menurut tradisi Islam, Kabah dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail, atas perintah Allah. Sejak saat itu, Kabah menjadi pusat spiritual dan simbol persatuan umat Islam.
Interior Kabah yang Jarang Terlihat
Interior Kabah jarang terlihat publik karena hanya diakses oleh petugas khusus. Di dalamnya terdapat lantai marmer, dinding berlapis kain, dan tiga pilar penyangga atap. Terdapat juga tempat mustajab untuk berdoa, serta tanda bekas tempat Nabi Muhammad SAW sholat.
Kiswah: Kain Hitam Mewah Penyelimut Kabah
Kabah diselimuti Kiswah, kain hitam mewah yang dihiasi ayat-ayat Al-Quran dengan benang emas dan perak. Kiswah diganti setiap tahun pada tanggal 9 Dzulhijjah, saat puncak ibadah haji. Proses pembuatan Kiswah memakan waktu berbulan-bulan dan melibatkan puluhan pengrajin ahli di Arab Saudi.
Dengan memahami sejarah, interior, dan Kiswah, umat Islam dapat lebih menghayati kemuliaan Kabah sebagai kiblat dan pusat ibadah. Semoga artikel ini menambah wawasan dan kekhusyukan dalam beribadah.



