Di bulan Syawal, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah Syawal setelah perayaan Idulfitri. Puasa ini idealnya dilakukan selama enam hari, dimulai dari tanggal 2 hingga 7 Syawal, dan sebaiknya dilaksanakan secara berurutan. Namun, bagi yang tidak sempat, puasa dapat dilakukan secara acak atau bahkan di akhir bulan tanpa mengurangi keutamaannya.
Kapan Mulai Puasa Syawal 2026?
Tahun 2026, terdapat perbedaan penentuan tanggal 1 Syawal 1447 H antara pemerintah dan Muhammadiyah. Pemerintah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sementara Muhammadiyah menetapkannya pada Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini berdampak pada jadwal pelaksanaan puasa Syawal.
Jadwal Puasa Syawal Berdasarkan Pemerintah
Jika mengikuti ketetapan pemerintah, puasa sunah Syawal 2026 dimulai pada Minggu, 22 Maret 2026 (2 Syawal 1447 H) dan berakhir pada Jumat, 27 Maret 2026 (7 Syawal 1447 H). Berikut adalah rincian jadwal bulan Syawal 2026 menurut pemerintah:
- 1 Syawal: Sabtu, 21 Maret 2026
- 2 Syawal: Minggu, 22 Maret 2026
- 3 Syawal: Senin, 23 Maret 2026
- 4 Syawal: Selasa, 24 Maret 2026
- 5 Syawal: Rabu, 25 Maret 2026
- 6 Syawal: Kamis, 26 Maret 2026
- 7 Syawal: Jumat, 27 Maret 2026
- 8-29 Syawal: 28 Maret hingga 18 April 2026
Jadwal Puasa Syawal Berdasarkan Muhammadiyah
Bagi yang mengikuti Muhammadiyah, puasa Syawal 2026 dapat dimulai pada Sabtu, 21 Maret 2026 (2 Syawal 1447 H) atau hingga Kamis, 26 Maret 2026 (7 Syawal 1447 H). Berikut adalah jadwal bulan Syawal 2026 menurut Muhammadiyah:
- 1 Syawal: Jumat, 20 Maret 2026
- 2 Syawal: Sabtu, 21 Maret 2026
- 3 Syawal: Minggu, 22 Maret 2026
- 4 Syawal: Senin, 23 Maret 2026
- 5 Syawal: Selasa, 24 Maret 2026
- 6 Syawal: Rabu, 25 Maret 2026
- 7 Syawal: Kamis, 26 Maret 2026
- 8-29 Syawal: 27 Maret hingga 17 April 2026
Tata Cara dan Niat Puasa Syawal
Puasa sunah Syawal dilaksanakan dengan menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, sama seperti puasa pada umumnya. Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), niat puasa sunah dapat dilakukan sejak malam hari atau bahkan di siang hari, asalkan belum makan dan minum sejak subuh.
Bacaan Niat Puasa Syawal
Berikut adalah beberapa bacaan niat puasa Syawal yang dapat digunakan:
- Niat untuk puasa berurutan sejak malam hari: "Nawaitu shauma ghadin 'an adai sittatin min syawwal lillahi ta'ala" (Artinya: Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta'ala).
- Niat untuk puasa tidak berurutan sejak malam hari: "Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ" (Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta'ala).
- Niat untuk puasa di siang hari: "Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatisy Syawwâli lillâhi ta'âlâ" (Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah ta'ala).
Dengan memahami jadwal dan tata cara ini, umat Muslim dapat melaksanakan puasa Syawal 2026 dengan tepat sesuai pilihan masing-masing, baik mengikuti pemerintah maupun Muhammadiyah.



