Open Dining TransJakarta menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda di atas bus wisata. Layanan ini menyiapkan tiga pilihan set menu dengan cita rasa yang beragam, mulai dari fusion Jepang, hidangan khas Nusantara, hingga sajian bernuansa Hindia Belanda.
Tiga Set Menu dengan Cerita Sejarah
Seluruh set menu yang disajikan telah melalui proses diskusi bersama antara tim dapur dan pihak TransJakarta. Pastry Chef House of Tugu Jakarta, Ratih Septiana Lahat, menjelaskan bahwa pemilihan ketiga tema ini didasarkan pada perjalanan sejarah Indonesia. Ia menyebutkan, "Mulai dari Sunda Kelapa karena Dutch-Indies ini memang Belanda dulu yang menjajah kita, terus Jepang juga sempat (menjajah) Indonesia."
Pernyataan tersebut disampaikan Ratih usai menjalani trip Open Dining of Jakarta pada Selasa (28/7/2026). Ia menjelaskan bahwa setiap menu dirancang dengan mempertimbangkan makna sejarah dan tidak dipilih secara sembarangan.
Menu Nusantara Terinspirasi House of Tugu
Untuk set menu Nusantara, konsepnya diambil dari ciri khas House of Tugu, hotel yang ditunjuk sebagai mitra TransJakarta pada awal peluncuran layanan Open Dining of Jakarta. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara transportasi umum dan sektor perhotelan dalam menghadirkan sesuatu yang baru bagi masyarakat.
Selain itu, kehadiran menu fusion Jepang dan nuansa Hindia Belanda menambah kekayaan pilihan bagi penumpang. Dengan demikian, setiap orang dapat memilih sesuai selera sambil menikmati suasana ibu kota dari dalam bus.
Pengalaman Bersantap Sambil Menikmati Jakarta
Konsep makan di atas bus wisata ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tidak biasa. Penumpang tidak hanya diajak berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga bisa menikmati santapan sambil melihat pemandangan Jakarta yang dinamis.
Open Dining TransJakarta menjadi salah satu bentuk inovasi dalam mengedepankan kuliner dan pariwisata secara bersamaan. Dengan tiga set menu yang ditawarkan, layanan ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menikmati Jakarta dari perspektif yang berbeda.



