Fadli Zon Bocorkan Rencana Museum Film di Kota Tua, Revitalisasi Gedung Bersejarah
Fadli Zon Bocorkan Rencana Museum Film di Kota Tua

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon membocorkan rencana ambisius untuk memberdayakan gedung-gedung tua di kawasan Kota Tua, Jakarta. Salah satu bangunan bersejarah yang akan disulap menjadi Museum Film, sebuah fasilitas yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia.

Revitalisasi Stasiun Kota Tua dan Kawasan Sekitarnya

Fadli Zon menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan revitalisasi terhadap sejumlah cagar budaya, termasuk Stasiun Kota Tua. Namun, revitalisasi tidak berhenti di situ. Banyak bangunan di kawasan Kota Tua yang masuk dalam daftar renovasi untuk dijadikan destinasi wisata sejarah. "Stasiun Kota di Kota Tua, itu kan juga stasiun lama. Dan di Kota Tua sendiri itu bangunan-bangunannya itu banyak sekali. Nah kita, saya sudah laporkan juga ke Pak Presiden, juga ke Mensesneg, kita juga akan berdayakan gedung-gedung tua yang ada di sekitar sana," ujar Fadli Zon dalam perjalanan di KA Nusantara Explorer dari Batang menuju Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Museum Film Pertama di Indonesia

Fadli Zon menyatakan bahwa gedung bekas Jasa Raharja akan diubah menjadi Museum Film. Menurutnya, ini akan menjadi museum film pertama yang dimiliki Indonesia. "Misalnya di situ ada bangunan Jasa Raharja mau kita jadikan Museum Film. Jadi kita ini nggak punya museum film selama ini," katanya. Museum ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan dokumentasi perfilman nasional, sekaligus menarik wisatawan ke kawasan Kota Tua.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Museum Musik, Fotografi, dan Arsitektur di Kota Lain

Tidak hanya di Jakarta, Fadli Zon juga mengungkapkan rencana serupa di beberapa kota besar Indonesia. Gedung bekas Jiwasraya di Jalan Asia Afrika, Bandung, akan dijadikan Museum Musik. Sementara di kawasan Kota Lama Semarang, akan dibangun Museum Fotografi. Di Surabaya, pemerintah akan mendirikan Museum Arsitektur. "Nah itu semua akan kita laksanakan tahap pertamanya awal tahun ini," paparnya.

Dampak bagi Pariwisata dan Pelestarian Budaya

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah yang selama ini kurang terawat. Dengan mengubah gedung-gedung tua menjadi museum tematik, pemerintah berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkuat identitas budaya lokal. Fadli Zon menekankan bahwa pelestarian bangunan cagar budaya harus sejalan dengan pemanfaatan ekonomi dan edukasi. Program ini juga menjadi bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia, seperti yang telah dilakukan melalui kolaborasi film dengan Tunisia.

Dengan adanya museum-museum baru ini, masyarakat dan wisatawan akan memiliki lebih banyak pilihan untuk belajar tentang sejarah dan budaya Indonesia. Revitalisasi kawasan Kota Tua sendiri telah lama menjadi sorotan, dan langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan kawasan bersejarah lainnya di tanah air.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga