Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu Jelang Penghentian Open Dumping di TPA
Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah Jelang Henti Open Dumping

Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu Jelang Penghentian Total Open Dumping di TPA

Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono secara tegas mendorong agar praktik pemilahan sampah digencarkan di tingkat hulu. Langkah ini menjadi krusial menjelang penghentian total praktik open dumping di tempat pengelolaan akhir (TPA) yang akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Target Penghentian Open Dumping dan Peningkatan Pengelolaan Sampah

Dalam pernyataannya yang dikonfirmasi dari Jakarta pada Minggu, 19 April 2026, Diaz menyatakan bahwa tanpa pemilahan, pengelolaan sampah tidak dapat diselesaikan dengan baik. "Kita akan menutup praktik open dumping akhir Juli, jadi di bulan Agustus 472 TPA yang ada akan diselesaikan," tegasnya.

Diaz menambahkan bahwa program pemilahan ini sudah sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memiliki target sampah terkelola 100 persen di tahun 2029. "Dengan diselesaikannya praktik open dumping, kami bisa meningkatkan persentase pengelolaan sampah saat ini di 26 persen menjadi 57,7 persen," ucap dia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Deklarasi Jakarta Utara 100% Pilah Sampah sebagai Momentum

Pernyataan tersebut disampaikan Diaz dalam acara "Deklarasi Jakarta Utara 100% Pilah Sampah" yang diselenggarakan di fasilitas RDF Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu, 18 April 2026. Pada kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi kepada warga Kelurahan Rorotan yang telah menjalankan program pemilahan sampah dengan baik.

Secara khusus, dia menyoroti bahwa praktik pemilahan menggunakan ember dan fasilitas bank sampah sudah tersedia di Rorotan. Hal ini memastikan hanya residu yang berakhir baik di TPA maupun RDF. "Semoga dari Rorotan, bisa jadi percontohan untuk 30 kelurahan lainnya yang ada di Jakarta Utara, agar semua bisa memilah sampah dengan baik," harap Diaz.

Dukungan Konkret dari KLH/BPLH

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) telah menyerahkan sejumlah bantuan pendukung kepada warga Kelurahan Rorotan dalam upaya pemilahan sampah. Bantuan tersebut meliputi:

  • 400 unit drop point
  • 12.000 ember pemilah sampah
  • 650 unit lodong sisa dapur (Losida)

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan target penghentian total open dumping di TPA seluruh Indonesia dapat tercapai tepat waktu. Selain itu, peningkatan signifikan dalam persentase pengelolaan sampah nasional juga menjadi tujuan utama yang ingin diraih.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga