Rangkaian upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, berlanjut di Irak. Peti jenazah Khamenei telah tiba di Bandara Internasional Najaf, Irak, sebelum nantinya diarak ke Kota Suci Najaf.
Kedatangan di Irak dan Sambutan Pejabat
Dilansir AFP, Rabu (8/7/2026), peti jenazah Khamenei tiba di Irak pada Selasa (7/7) malam waktu setempat. Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah tiba di sana tak lama sebelumnya untuk menghadiri upacara resmi Irak. Para pejabat dan politisi senior Irak, termasuk Perdana Menteri Ali al-Zaidi, juga hadir untuk menyambut jenazah mendiang pemimpin tertinggi tersebut. Komandan Iran Esmail Qaani, yang memimpin divisi operasi luar negeri Garda Revolusi Iran, turut hadir.
Persiapan dan Prosesi di Najaf
Di bandara, karpet merah membentang di lantai terminal, dihiasi poster-poster besar yang menampilkan kaligrafi Islam dan potret Khamenei. Pemerintah Irak menetapkan hari Rabu sebagai hari libur nasional. Rangkaian prosesi dijadwalkan dimulai pukul 06.00 pagi waktu setempat di kota suci Najaf. Di Najaf, para pelayat mulai berdatangan setidaknya sehari sebelumnya untuk mengikuti prosesi sepanjang enam kilometer yang akan berakhir di tempat suci nan megah Imam Ali, menantu Nabi Muhammad dan Imam Syiah pertama. Jalan-jalan utama kota telah dihiasi dengan spanduk penyambutan dan potret besar mendiang pemimpin tersebut. Kota Suci Najaf diketahui menjadi pusat ziarah umat Syiah dari berbagai negara.
Lanjutan Prosesi ke Karbala dan Pemakaman di Mashhad
Setelah Najaf, jenazah Khamenei akan diterbangkan ke Karbala, yang terletak sekitar 60 kilometer di utara, untuk prosesi lanjutan yang akan berakhir di tempat suci Imam Hussein. Rangkaian upacara pemakaman Ali Khamenei telah dimulai di Iran pada 4 Juli. Setelah dari Irak, jenazah Khamenei akan kembali dibawa ke Iran dan dimakamkan di Mashhad pada 9 Juli mendatang.



