Kabupaten Wonogiri secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso dalam gelaran Festival Mi Ayam Bakso Wonogiri 2026. Acara yang berlangsung di Alun-Alun Giri Krida Bhakti pada 3–4 Juli 2026 ini menjadi tonggak baru dalam memperkuat identitas kuliner daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi berbasis UMKM.
Rekor MURI 5.555 Porsi Mi Ayam Bakso Gratis
Momentum bersejarah itu ditandai dengan keberhasilan festival mencatatkan Rekor MURI melalui penyajian sebanyak 5.555 porsi mi ayam bakso gratis kepada masyarakat. Ribuan pengunjung memadati lokasi festival untuk menikmati sajian khas tersebut sekaligus menyaksikan berbagai rangkaian acara yang digelar selama dua hari.
Menurut pernyataan resmi Pemerintah Kabupaten Wonogiri, deklarasi ini merupakan langkah strategis untuk mengangkat potensi kuliner lokal ke tingkat nasional. “Kami ingin mi ayam bakso menjadi ikon yang tidak hanya dikenal di Wonogiri, tetapi juga di seluruh Indonesia,” ujar perwakilan pemerintah setempat.
Dampak bagi Pariwisata dan UMKM
Dengan status baru ini, diharapkan sektor pariwisata dan UMKM di Wonogiri semakin bergairah. Festival ini juga menjadi ajang promosi bagi para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan kerajinan lokal. Selain itu, acara tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba masak, pertunjukan seni, dan bazar produk unggulan.
Kepala Dinas Pariwisata Wonogiri menambahkan bahwa deklarasi ini akan diikuti dengan program-program pengembangan kuliner berkelanjutan, termasuk pelatihan bagi pedagang mi ayam bakso dan sertifikasi halal. “Kami ingin memastikan kualitas dan keunikan mi ayam bakso Wonogiri tetap terjaga,” katanya.
Antusiasme Masyarakat
Ribuan warga dan wisatawan dari berbagai daerah terlihat antusias menghadiri festival. Salah satu pengunjung, Budi Santoso, mengaku senang bisa menikmati mi ayam bakso gratis dan menyaksikan pemecahan rekor. “Ini pertama kalinya saya melihat acara sebesar ini di Wonogiri. Semoga bisa menjadi agenda tahunan,” ujarnya.
Dengan suksesnya festival dan deklarasi ini, Wonogiri optimis dapat bersaing dengan daerah lain dalam kancah kuliner nasional. Pemerintah daerah berencana mengadakan festival serupa setiap tahun untuk mempertahankan momentum dan terus mempromosikan mi ayam bakso sebagai ikon daerah.



