Cak Imin Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kolaborasi Atasi Kemiskinan di Ramadan
Cak Imin Ajak Tokoh Lintas Agama Kolaborasi Atasi Kemiskinan

Cak Imin Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kolaborasi Atasi Kemiskinan di Ramadan

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin mengajak tokoh lintas agama, lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mengatasi persoalan sosial serta kemiskinan. Ajakan ini disampaikan dalam momentum bulan Ramadan yang dinilai sebagai waktu tepat untuk memperkuat solidaritas.

Forum Kebersamaan di Jakarta International Velodrome

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Selasar Hangat Lintas Keyakinan Kolaborasi Joyful Ramadan: Indonesia Berdaya melalui Tebar Harapan Ramadan (THR) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, pada Kamis (12/03/2026). Acara ini menjadi forum kebersamaan yang dirancang untuk menjaga persatuan dan meningkatkan dialog antarumat beragama.

"Acara selasar hangat lintas agama joyful Ramadan ini merupakan komitmen baru sekaligus menjadi forum kebersamaan yang harus kita jaga agar selain memperkuat persatuan, memperbanyak dialog, berbagi pengalaman, bergerak bersama-sama secara kolaboratif memanfaatkan jejaring ketokohan lintas iman dan agama di tengah upaya kita bersama-sama mengatasi masalah kehidupan masyarakat kita," ujar Cak Imin dalam keterangan tertulis pada Jumat (13/3/2026).

Modal Sosial Gotong Royong dan Angka Kemiskinan

Dia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal sosial yang kuat berupa tradisi gotong royong dan solidaritas yang telah menjadi identitas bangsa. Potensi kepedulian sosial tersebut juga tercermin dari perputaran dana sosial selama Ramadan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 4,4 triliun.

Cak Imin menyampaikan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan memerlukan kolaborasi yang luas. Saat ini, sekitar 23 juta masyarakat masih menghadapi kesulitan ekonomi, dengan tingkat kemiskinan sekitar 8,25 persen dan kemiskinan ekstrem sekitar 0,85 persen.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Sosial

Karena itu, pemerintah mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, organisasi filantropi, dunia usaha, dan para relawan agar bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

"Pemerintah melalui kekuatan anggaran tentu akan terus bekerja keras, menstimulasi memberikan perlindungan sosial, memberikan jalan keluar tetapi tidaklah cukup karena problem yang kita hadapi ini. Kolaborasi dengan kegiatan seluruh filantropi, lembaga zakat dan potensi kepedulian umat-umat beragama, zakat bagi umat islam, kepedulian perintah agama-agama lain," jelasnya.

Ramadan sebagai Momentum Penguat Solidaritas

Muhaimin pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai penguat solidaritas sosial dan kolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.

"Maka forum ini menjadi penting dimana ketokohan dan ajaran agama-agama kita sama, yaitu untuk bahu membahu mengatasi dan menolong saudara-saudara kita yang belum beruntung," tutupnya.

Dengan ajakan ini, diharapkan kolaborasi lintas agama dan sektor dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.