Viral Pemotor Bawa Rambu Lalin di Semarang, Polisi Selidiki
Viral Pemotor Bawa Rambu Lalin di Semarang, Polisi Selidiki

Sebuah video yang memperlihatkan dua orang berboncengan motor membawa rambu lalu lintas di jalanan Kota Semarang menjadi viral di media sosial. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang dan kepolisian saat ini tengah mendalami kejadian tersebut.

Kronologi Viral dan Isi Video

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infokejadiansemarang.new. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa peristiwa berlangsung pada pukul 02.00 WIB dini hari, meski tanggal pasti kejadian tidak dijelaskan. Pemotor yang membawa rambu tersebut melintas di sebuah jalan di Semarang Barat. Motor yang digunakan tidak dilengkapi pelat nomor, sehingga menyulitkan identifikasi.

Video ini pun langsung menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut dan mendesak pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dugaan Kepemilikan Rambu

Sekretaris Dishub Kota Semarang, Ambar Prasetyo, mengatakan pihaknya tengah menelusuri kejadian tersebut. Namun, ia menduga rambu yang dibawa pemotor tersebut merupakan milik Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), bukan milik Dishub.

"Dugaan sementara itu mirip rambu jalan nasional sehingga kepemilikan ada di BPTD, bukan Dishub. Namun untuk kepastian masih kita telusuri," kata Ambar, Selasa (4/8/2026).

Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan rambu tersebut berada di bawah wewenang instansi lain, sehingga koordinasi antarlembaga diperlukan untuk memastikan statusnya.

Langkah Dishub dan Polisi

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengetahui dugaan pencurian tersebut. Saat ini, Dishub tengah mencari lokasi rambu lalu lintas yang hilang.

"Sampun (sudah) termonitor. Ini teman-teman masih nelusuri titik rambu tersebut," kata Mulyadi.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, masih akan mengecek kabar tersebut. "Saya cek dulu, ya," ujarnya singkat.

Polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut, namun diharapkan penyelidikan akan segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi tersebut.

Dampak dan Imbauan

Kejadian ini menjadi perhatian karena rambu lalu lintas merupakan fasilitas publik yang penting untuk keselamatan berlalu lintas. Kehilangan rambu dapat membahayakan pengguna jalan, terutama di area yang rawan kecelakaan.

Dishub dan kepolisian mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum dan melaporkan jika melihat tindakan serupa. Kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya pencurian fasilitas publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai identitas pelaku ataupun perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan. Masyarakat diharapkan bersabar dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga