Kapal India Tenggelam di Laut Merah Usai Diserang, 14 ABK Selamat
Kapal India Tenggelam di Laut Merah, 14 ABK Selamat

Sebuah kapal komersial berbendera India tenggelam setelah dihantam serangan di Laut Merah, tepatnya di lepas pantai barat Yaman. Seluruh 14 anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan dalam insiden yang terjadi pada Selasa (4/8/2026) itu.

Menteri Perkapalan India Konfirmasi Penyelamatan

Menteri Perkapalan India Sarbananda Sonowal, seperti dilansir Reuters dan Anadolu Agency pada Rabu (5/8/2026), mengatakan bahwa sebuah proyektil menghantam kapal komersial bernama MSV Faize Noore Ooliya, yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam di Laut Merah.

Sonowal melaporkan bahwa seluruh ABK, terdiri atas 13 warga negara India dan satu warga negara Yaman, berhasil diselamatkan oleh Penjaga Pantai Yaman dan dibawa ke Pelabuhan Mokha. Proses penyelamatan berlangsung cepat dan semua kru dievakuasi dalam kondisi selamat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Serangan dan Tuduhan terhadap Houthi

Pasukan Perlawanan Nasional, yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman yang diakui internasional, mengatakan bahwa kapal komersial itu diserang saat berlayar di perairan berjarak 13 mil laut sebelah selatan Al Hudaydah, Laut Merah. Serangan tersebut langsung menenggelamkan kapal.

Hingga berita ini diturunkan, tidak disebutkan lebih lanjut soal kronologi serangan atau dugaan dalang di balik serangan tersebut. Namun, Kementerian Perhubungan Yaman, dalam pernyataan terpisah, menuduh kelompok Houthi sebagai dalang utama.

Kementerian Perhubungan Yaman menyebut Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, melancarkan serangan terhadap kapal komersial itu menggunakan sebuah kapal lainnya yang bermuatan bahan peledak. Belum ada tanggapan langsung dari Houthi atas tuduhan tersebut.

Ancaman Baru di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb

Insiden ini terjadi saat ancaman baru menyelimuti pelayaran maritim di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, menyusul kembali maraknya serangan terhadap kapal-kapal komersial bulan lalu. Pada 20 Juli lalu, Houthi yang didukung Iran mengumumkan "blokade laut" terhadap Arab Saudi, yang memimpin pasukan koalisi untuk memerangi Houthi di Yaman.

Otoritas Riyadh memperingatkan bahwa mereka akan merespons dengan tegas setiap ancaman yang menyasar kapal-kapalnya. Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur perairan strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Laut Arab. Sementara Al Hudaydah, yang dikuasai Houthi, terletak di pesisir timur Laut Merah dan dekat dengan jalur pelayaran internasional utama.

Insiden tenggelamnya kapal India ini menambah daftar panjang serangan terhadap pelayaran komersial di kawasan tersebut, yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan global. Otoritas maritim internasional pun meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman serangan di perairan strategis tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga