Iran Luncurkan Rudal Balistik Haj Qasem ke Israel dan Pangkalan AS
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk pertama kalinya mengerahkan rudal balistik Haj Qasem dalam serangan ke Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS). Kantor berita Tasnim melaporkan, rudal tersebut dinamai dari Jenderal Qassem Soleimani dan diklaim memiliki tingkat presisi tinggi.
Target Serangan di Israel dan Timur Tengah
Dikutip dari Xinhua, Rabu (18/3/2026), IRGC menyatakan serangan menargetkan beberapa wilayah strategis di Israel, termasuk Beit Shemesh, Tel Aviv, dan Yerusalem. Laporan yang sama juga menyebut serangan menghantam fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah, seperti di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Irak.
Serangan ini menandai eskalasi ketegangan di wilayah tersebut, dengan Iran menunjukkan kemampuan militer barunya. Rudal Haj Qasem, yang dinamai untuk menghormati komandan militer Iran yang tewas dalam serangan AS pada 2020, menjadi simbol dari tekad Iran untuk membalas dan mempertahankan kepentingannya.
Analis keamanan mencatat bahwa penggunaan rudal balistik ini dapat mengubah dinamika konflik, mengingat klaim presisi tinggi yang dikemukakan oleh Iran. Respons dari Israel dan AS masih ditunggu, dengan kemungkinan adanya pembalasan atau langkah diplomatik untuk meredakan situasi.
