RIYADH – Arab Saudi mengumumkan keberhasilan mencegat dan menghancurkan tiga drone yang melanggar wilayah udaranya dari arah Irak pada Minggu (17/5/2026). Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menyatakan ketiga drone tersebut berhasil dicegat pada Minggu pagi setelah melintasi perbatasan udara Irak.
Langkah Operasional untuk Keamanan
Dalam keterangan resminya, Al-Maliki menegaskan bahwa Arab Saudi akan mengambil langkah operasional yang diperlukan untuk menghadapi setiap ancaman terhadap kedaulatan dan keamanan negaranya. Meskipun demikian, otoritas Saudi tidak memberikan rincian mengenai pihak yang meluncurkan drone tersebut atau target yang dituju.
Konteks Keamanan Regional
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Arab Saudi telah beberapa kali menghadapi ancaman serupa dari kelompok-kelompok bersenjata yang menggunakan drone. Langkah pencegatan ini menunjukkan kesiapan militer Saudi dalam melindungi wilayah udaranya.
Sebelumnya, Arab Saudi juga tengah mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dengan 100 inovasi baru, dan telah mencatatkan kedatangan 860.000 jemaah. Keamanan menjadi prioritas utama dalam setiap agenda nasional.



