Setnov dan Bahlil Hadiri HUT ke-58 Fraksi Golkar di DPR, Pesan Dukungan untuk Pemerintah
Setnov dan Bahlil di HUT ke-58 Fraksi Golkar DPR

Setnov dan Bahlil Muncul di DPR, Hadiri Perayaan HUT Ke-58 Fraksi Golkar

Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Fraksi Golkar DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (13/2/2026). Kehadiran Setnov di gedung DPR ini merupakan yang pertama kalinya sejak ia memperoleh pembebasan bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Bandung, pada 16 Agustus 2025 lalu.

Acara syukuran tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Fraksi Golkar DPR RI Sarmuji. Setnov turut serta dalam prosesi pemotongan tumpeng bersama kedua pimpinan partai tersebut, menandai momen penting dalam perayaan ulang tahun fraksi.

Pesan Bahlil Lahadalia dalam Pembukaan Acara

Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Fraksi Golkar yang ke-58. "Saya dalam kesempatan yang berbahagia ini mengucapkan selamat HUT Fraksi yang ke-58. Semoga Fraksi Golkar terus terdepan dan memberikan kontribusi terbaiknya dalam pembangunan bangsa dan negara," ujar Bahlil.

Namun, Bahlil juga memohon maaf karena tidak dapat menghadiri acara hingga selesai. Ia menjelaskan bahwa ada agenda mendesak yang mengharuskannya mendampingi Presiden dalam acara Outlook Ekonomi di Danantara. "Saya mohon maaf tidak bisa lama karena saya harus mendampingi Bapak Presiden. Ada Outlook Ekonomi di Danantara. Beliau tiba jam 2 kurang 10. Beliau narasumber, keynote speaker pertama, habis itu Pak Ketum Golkar senior, Pak Airlangga, habis itu saya. Jadi saya nanti dipecat di sana," kata Bahlil.

Ia menambahkan, "Jadi saya mohon maaf sekali lagi, tidak bisa lama karena sudah waktu saya harus pergi dan saya ucapkan selamat sekali lagi HUT Fraksi Golkar. Sukses selalu dan salam kompak."

Peringatan Sekjen Golkar untuk Dukungan Kebijakan Pemerintah

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji memberikan pesan tegas kepada kader dan anggota fraksi Golkar DPR. Dalam acara HUT ke-58 tersebut, Sarmuji mengingatkan agar mereka mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tanpa menyerang kebijakan pemerintah.

"Jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah," tegas Sarmuji. Pesan ini disampaikan sebagai bagian dari fatsun politik dan konsekuensi masuk partai koalisi pemerintah.

Sarmuji menegaskan bahwa Fraksi Golkar harus mendukung program pemerintah, termasuk agenda Asta Cita. Ia juga mendorong koalisi yang ada saat ini untuk menjadi koalisi permanen. Selain itu, Sarmuji mengingatkan anggota Fraksi untuk menjaga komunikasi internal dan tidak saling menyerang sesama anggota koalisi, termasuk para menteri dari internal partai.

"Kita punya banyak menteri dan wakil menteri. Kalau ada hal-hal yang perlu dibicarakan di antara kawan sendiri, tolong kasih masukan sebelum rapat dimulai. Jangan sampai jeruk makan jeruk," ucap Sarmuji.

Partai Golkar, menurut Sarmuji, akan terus mendukung kebijakan negara, termasuk program makan bergizi gratis. "Tugas kita adalah menyempurnakan melalui masukan-masukan kepada menteri terkait dan memberikan kontribusi bagi penyempurnaan konsep makan bergizi gratis," tegasnya.

Konteks Kehadiran Setya Novanto

Kehadiran Setya Novanto di acara HUT Fraksi Golkar ini menarik perhatian publik, mengingat ini adalah penampilan pertamanya di DPR setelah bebas dari penjara. Setnov sebelumnya menjalani hukuman terkait kasus korupsi e-KTP dan baru saja memperoleh pembebasan bersyarat pada Agustus 2025.

Acara perayaan HUT ke-58 Fraksi Golkar ini tidak hanya menjadi momen syukuran, tetapi juga forum untuk menyampaikan pesan politik penting mengenai dukungan terhadap pemerintahan saat ini. Dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Setnov, Bahlil, dan Sarmuji, acara ini menegaskan posisi Partai Golkar dalam koalisi pemerintah dan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.