Makassar, Nusantara Daily – Kader Partai Gerindra di Sulawesi Selatan mulai menyuarakan dukungan agar Presiden Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Dukungan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sulsel yang digelar di Makassar, Selasa (4/8/2026).
Dalam acara yang juga dirangkaikan dengan pengukuhan tujuh ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) itu, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco, menegaskan bahwa partainya terus mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang.
"Ini akan terjadi perkembangan-perkembangan yang signifikan untuk kemajuan Partai Gerindra," ujar Dasco di hadapan para kader yang hadir.
Fokus pada Pemenangan Pemilu 2029
Ketika disinggung mengenai kesiapan Prabowo untuk kembali maju sebagai calon presiden dan berpeluang menjabat dua periode, Dasco memilih untuk tidak berkomentar banyak. Ia lebih menekankan bahwa saat ini Gerindra tengah mematangkan berbagai persiapan, termasuk upaya memenangkan partai pada Pemilu 2029.
"Kita persiapan apa pun itu, pemenangan untuk Partai Gerindra 2029 dan rencana-rencana lain," jelasnya.
Pernyataan Dasco itu sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di internal partai mengenai peluang Prabowo untuk kembali bertarung di Pilpres 2029. Konstitusi membuka peluang bagi presiden petahana untuk maju kembali selama belum menjabat selama dua periode.
Lima Kepala Daerah Dikukuhkan sebagai Ketua DPC
Dalam kesempatan yang sama, Dasco secara resmi mengukuhkan tujuh ketua DPC Gerindra se-Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya merupakan kepala daerah aktif yang sebelumnya diusung oleh partai berlambang Garuda tersebut.
Ketua DPC Gerindra Luwu Timur, Unru Baso; Ketua DPC Gerindra Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim yang juga Bupati Luwu Utara; Ketua DPC Gerindra Enrekang, Muh. Yusuf Ritanga yang juga Bupati Enrekang; Bupati Wajo, Andi Rosman sebagai Ketua DPC Gerindra Wajo; Bupati Selayar, Natsir Ali sebagai Ketua DPC Gerindra Selayar; serta Bupati Sinjai, Ratnawati Arif sebagai Ketua DPC Gerindra Sinjai.
Ketua Gerindra Sulsel, Andi Irwan Aras, menyambut positif pengukuhan tersebut. Ia menilai bergabungnya para kepala daerah akan semakin memperkuat posisi partai di tingkat lokal.
"Kami Gerindra terbiasa tanpa bupati ya, dan tanpa bupati pun alhamdulillah cukup kuat. Kalau ditambah dengan kekuatan-kekuatan kepala daerah seperti ini, ya mungkin bisa dibayangkan hasil harusnya hasilnya bisa lebih baik daripada sebelumnya," tutur Andi Irwan Aras usai acara.
Penguatan Struktur untuk Target Lebih Baik
Andi Irwan Aras menambahkan bahwa dengan adanya kepala daerah yang bergabung dalam struktur kepengurusan, diharapkan mesin partai di masing-masing kabupaten dapat berjalan lebih efektif. Ia optimistis target perolehan suara Gerindra di Sulsel pada Pemilu 2029 akan melampaui capaian sebelumnya.
"Jadi mudah-mudahan dengan bergabungnya para kepala daerah yang juga sebenarnya merupakan usungan Partai Gerindra sebelumnya, ini bisa lebih memperkuat Partai Gerindra di daerah masing-masing," ungkapnya.
Rakorda tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus pembakar semangat kader menjelang agenda politik nasional. Partai Gerindra sendiri dikenal sebagai salah satu partai dengan basis massa yang kuat di Sulawesi Selatan, dan pengukuhan ini dipandang sebagai langkah awal untuk memastikan keberlanjutan elektabilitas partai di daerah.



