Cak Imin Lepas 1.200 Peserta Mudik Gratis PKB ke Jawa Tengah dan Jawa Timur
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, secara resmi melepas keberangkatan program mudik gratis yang diinisiasi oleh partainya. Sebanyak 1.200 orang diberangkatkan pada hari Minggu, 15 Maret 2026, menuju kampung halaman mereka di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pelaksanaan di Kantor DPP PKB
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa acara pelepasan ini digelar di halaman Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang terletak di Jakarta Pusat. Sebanyak 25 bus disiapkan untuk mengangkut para peserta, dengan keberangkatan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Program mudik gratis ini merupakan kegiatan tahunan yang konsisten dilaksanakan oleh PKB sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Pernyataan Cak Imin tentang Kebersamaan dan Ekonomi
Dalam sambutannya, Cak Imin mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya program ini. Ia menegaskan bahwa mudik gratis adalah bagian dari nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan berbagi kebahagiaan. "Sebagai bagian dari kebersamaan, gotong royong, bahu-membahu, berbagi bahagia untuk bersama-sama mengantarkan saudara-saudara yang mudik untuk bisa kembali ke rumah masing-masing, kembali ke sumber kehidupan; orang tua, saudara, tempat lahir, sanak famili di manapun Anda berada di berbagai tanah air kita," ujarnya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Cak Imin berharap program ini akan terus berlanjut setiap tahun. Ia juga menyoroti dampak ekonomi positif dari tradisi mudik. "Tradisi budaya Indonesia pulang kampung, pulang mudik, itu di samping juga pasti berdampak ekonomi," jelasnya. Ia mendorong para pemudik untuk membelanjakan uang yang mereka peroleh selama bekerja di Jakarta di kampung halaman mereka. "Belanjakan uang yang kalian peroleh selama di Jakarta, kalau perlu belanjakan sebanyak-banyaknya di kampung agar putaran uang di kampung kalian menguntungkan," tambahnya.
Dukungan Pemerintah dan Imbauan untuk Pertumbuhan Ekonomi
Cak Imin juga menyebutkan bahwa pemerintah turut mendukung kegiatan mudik dengan menyiapkan berbagai fasilitas gratis, seperti angkutan darat, laut, dan pengangkutan sepeda motor. "Karena itu pemerintah sendiri juga menyiapkan mudik-mudik gratis, darat, laut, angkutan motor diangkut," katanya. Ia menekankan bahwa upaya ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal. "Semua itu bagian dari upaya agar semua warga yang punya uang membelanjakan uangnya di kampung halaman. Itu pemerintah mengeluarkan uang tidak kecil untuk agar mudik bersama ini bisa tumbuh di mana-mana sebagai kegiatan ekonomis yang ada di kampung masing-masing," imbuhnya.
Program mudik gratis PKB ini tidak hanya sekadar membantu warga pulang kampung, tetapi juga diharapkan dapat menjadi stimulus bagi perputaran ekonomi di daerah-daerah tujuan mudik. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki nilai sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.
