Polri menyambut 282 perwira remaja Akademi Kepolisian (Paja Akpol) Angkatan ke-58 yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memimpin penyambutan dan meminta para paja Akpol membuktikan kualitas diri saat telah berdinas.
Pesan Wakapolri: Hari Ini Kebanggaan, Esok Pembuktian
"Hari ini adalah hari kebanggaan, tetapi esok adalah hari pembuktian," kata Komjen Dedi di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/7/2026). Prosesi penyambutan paja Akpol dimulai dengan penghormatan kepada panji-panji Polri, pembacaan ikrar, mencium panji-panji Polri, pengalungan bunga, hingga penyerahan pedang perwira.
Usai dilantik, paja akan memasuki tahapan pendidikan sebagai perwira siswa (pasis). "Bangsa ini menaruh harapan besar di pundak kalian. Jadilah perwira yang cerdas, berintegritas, humanis, dan adaptif," tegas Komjen Dedi.
Bekal Terpenting: Kepercayaan Masyarakat
Mantan Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Polri) ini menyampaikan bekal terpenting yang harus dimiliki polisi adalah kepercayaan masyarakat, tak cuma kemampuan teknis. Kepercayaan tersebut, sambung Komjen Dedi, dibangun melalui integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukan oleh pangkat maupun kewenangan.
"Tribrata serta Catur Prasetya sebagai kompas dalam setiap langkah pengabdian," pungkas Komjen Dedi. Diketahui nama batalyon taruna Akpol 2026 adalah Ksatriya Hawin Sarwahita. Mereka terdiri dari 249 pria dan 33 wanita.



