Pramono Yakin Jakarta Aman Setelah Pagar Mal Dibuka
Pramono Yakin Jakarta Aman, Pagar Mal Dibuka

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan optimisme bahwa situasi keamanan dan ketertiban di ibu kota akan tetap kondusif sepanjang Agustus 2026. Pernyataan ini disampaikan menyusul pembukaan pagar besi yang sebelumnya dipasang di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Optimisme Pramono Setelah Pagar Mal Dibuka

Pramono menegaskan keyakinannya dalam keterangan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026). "Saya termasuk meyakini Jakarta bulan Agustus ini aman, nyaman," ujarnya. Optimisme ini muncul setelah pagar besi yang sempat terpasang di beberapa mal mulai dibuka, menandakan normalisasi situasi.

Menurut Pramono, keamanan Jakarta bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga agar ibu kota tetap aman, nyaman, dan damai. "Yang jelas untuk menjamin Jakarta tetap aman, nyaman, damai, itu adalah tugas kita bersama," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fenomena Pagar Besi di Mal

Beberapa waktu terakhir, media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan sejumlah mal di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya memasang pagar besi setinggi 2,5 hingga 3 meter. Video itu disertai narasi tentang demonstrasi besar dan kerusuhan yang akan terjadi.

Mal yang sempat teridentifikasi memasang pagar antara lain Mal Kota Kasablanka dan Gandaria City di Jakarta, serta Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza di Surabaya. Namun, dengan dibukanya pagar tersebut, Pramono menegaskan bahwa situasi keamanan tetap terkendali.

Ajakan untuk Menjaga Keamanan Bersama

Pramono menekankan bahwa rasa aman dan nyaman harus dimulai dari dalam diri setiap individu. "Kalau hati kita nyaman, aman kan pasti suasananya juga aman, nyaman," jelasnya. Ia berharap seluruh warga Jakarta dapat berkontribusi dalam menjaga ketertiban, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan normal.

Langkah pembukaan pagar ini juga mendapat respons positif dari berbagai pihak. Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait sempat berkomunikasi dengan pengelola Pakuwon untuk membongkar pagar di Mal Kota Kasablanka. Kini, pembukaan pagar menjadi sinyal bahwa situasi kondusif.

Dampak dan Harapan ke Depan

Dengan dibukanya pagar, diharapkan kunjungan ke mal kembali normal dan perekonomian berputar. Pramono optimistis bahwa sepanjang Agustus 2026, Jakarta akan tetap aman, sehingga berbagai kegiatan masyarakat, termasuk perayaan kemerdekaan, dapat berlangsung lancar.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta juga akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap terkendali. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya dan selalu memeriksa informasi dari sumber terpercaya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga