Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan resmi ke Kantor Sekretariat Kabinet (Setkab) di Jakarta Pusat pada Senin (27/7/2026). Kedatangan Pramono disambut langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang juga merupakan penerusnya di posisi tersebut. Pertemuan itu berlangsung sejak pagi hari dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembahasan program strategis antara pemerintah pusat dan daerah.
Momen Nostalgia di Setkab
Suasana hangat mewarnai pertemuan tersebut. Teddy mengajak Pramono menyapa seluruh pegawai Sekretariat Kabinet, yang sebagian besar merupakan rekan kerja Pramono selama hampir sembilan tahun masa jabatannya sebagai Seskab periode 2015–2024. Dalam keterangan resmi yang dirilis melalui akun Sekretariat Kabinet, Teddy menuliskan, "Momen tersebut menjadi istimewa mengingat Pramono Anung pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada periode 2015-2024, sebelum kini memimpin Provinsi DKI Jakarta."
Pramono pun mengunggah momen pertemuannya di media sosial. Ia mengaku senang bisa bertemu kembali dengan para pegawai yang pernah bekerja bersamanya. "Ketika berkunjung ke Sekretariat Kabinet, ada momen yang juga terasa hangat. Saya bertemu kembali dengan rekan-rekan yang pernah bekerja bersama saya selama hampir sembilan tahun, saat saya mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet pada 2015-2024. Senang bisa melepas rindu dan bersilaturahmi kembali," tulis Pramono.
Pembahasan Proyek Strategis Nasional dan Transportasi
Setelah momen kebersamaan, Pramono dan Teddy duduk bersama membahas sejumlah agenda penting. Fokus utama pertemuan adalah persiapan peresmian Proyek Strategis Nasional (PSN) di DKI Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Keduanya juga mendiskusikan pengembangan ruang terbuka hijau dan taman kota, penanganan isu lingkungan, serta peningkatan fasilitas umum bagi warga Jakarta.
Teddy menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam proyek-proyek tersebut. "Penguatan sistem transportasi publik melalui pembangunan MRT dan LRT yang dikerjakan secara kolaboratif oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujarnya. Pembahasan transportasi publik menjadi prioritas mengingat kemacetan yang masih menjadi masalah utama di ibu kota.
Kolaborasi Pusat-Daerah untuk Pembangunan Jakarta
Pertemuan ini merupakan langkah awal dalam memperkuat koordinasi antara Setkab dan Pemprov DKI. Selain PSN, keduanya juga menyinggung agenda kerja sama lainnya yang bersifat strategis. Dengan latar belakang Pramono yang pernah menjabat sebagai Seskab selama hampir satu dekade, hubungan antara dirinya dan Teddy diharapkan dapat memperlancar berbagai program pembangunan di Jakarta.
Sebelumnya, Pramono juga telah bertemu dengan sejumlah menteri untuk membahas berbagai isu, termasuk penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur pendidikan. Kunjungan kali ini ke Setkab menjadi bukti keseriusan Pramono dalam mendorong realisasi proyek-proyek nasional di wilayahnya.
Dukungan Penuh dari Sekretariat Kabinet
Teddy Indra Wijaya menyatakan dukungan penuh Setkab terhadap program-program Pemprov DKI yang selaras dengan prioritas nasional. Menurutnya, sejumlah proyek seperti MRT Fase 2, LRT Jabodebek, dan revitalisasi ruang terbuka hijau membutuhkan koordinasi lintas kementerian. "Kami siap memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan agar peresmian PSN berjalan lancar dan tepat waktu," pungkas Teddy.



