Indonesia Resmi Beli 12 Pesawat Tempur Leonardo M-346 F dari Italia
Indonesia Beli 12 Pesawat Tempur Leonardo M-346 F

Kontrak Pembelian 12 Pesawat Tempur Leonardo M-346 F Ditandatangani

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi menandatangani kontrak pembelian 12 unit pesawat tempur ringan multiguna Leonardo M-346 F 'Block 20' dari Italia. Penandatanganan kontrak dilakukan antara perusahaan Leonardo dengan PT ESystem Solutions Indonesia, sebagaimana dikutip dari situs resmi Leonardo pada Kamis (23/7/2026).

Pembelian ini merupakan tindak lanjut dari Letter of Intent (LOI) yang telah diumumkan pada Februari lalu. Rencana pengadaan mencakup lokalisasi berbagai kemampuan dukungan, pemeliharaan, perbaikan besar, pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Pengiriman Pesawat Dijadwalkan Mulai 2030

Menurut informasi dari situs Leonardo, pengiriman pesawat diperkirakan akan dimulai pada tahun 2030. Kepastian ini diperkuat oleh pernyataan Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, yang membenarkan rencana pengadaan tersebut saat dikonfirmasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rico menjelaskan bahwa Kemhan melaksanakan pengadaan alutsista berdasarkan kebutuhan operasional TNI dalam rangka modernisasi pertahanan negara. Pengadaan dilakukan melalui mekanisme yang berlaku dengan tetap memperhatikan kesiapan personel, keberlanjutan dukungan logistik, dan penguatan industri pertahanan nasional.

Pesawat untuk Pelatihan Pilot dan Kesiapan Operasional TNI AU

Pesawat yang dibeli direncanakan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pelatihan pilot tingkat lanjut sekaligus kesiapan operasional TNI Angkatan Udara. "Terkait pengadaan pesawat M-346F Block 20, pada prinsipnya program tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan pelatihan pilot tingkat lanjut sekaligus kesiapan operasional TNI Angkatan Udara, khususnya dalam mempersiapkan adaptasi pilot terhadap teknologi pesawat modern," ujar Rico.

Selain itu, kerja sama pengadaan pesawat ini juga diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang melalui dukungan pemeliharaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kemampuan industri pertahanan nasional.

Dampak dan Manfaat Jangka Panjang

Pengadaan pesawat tempur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan tempur TNI AU, tetapi juga memperkuat industri pertahanan dalam negeri. Dengan adanya lokalisasi dukungan dan pelatihan, Indonesia dapat mengembangkan kemandirian di bidang pemeliharaan dan perbaikan pesawat tempur.

Kontrak ini juga menjadi bagian dari upaya modernisasi alutsista TNI yang terus berjalan, sejalan dengan program prioritas pemerintah di bidang pertahanan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga