Iran Bantah Rencana Terapkan Tarif Tol di Selat Hormuz
Iran Bantah Rencana Tarif Tol di Selat Hormuz

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran membantah kabar bahwa mereka berencana memungut tarif tol bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak dunia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, pada Senin (25/5/2026) menegaskan negaranya tidak pernah menerapkan pungutan tol di Selat Hormuz. Menurut dia, publik perlu berhati-hati dalam menggunakan istilah terkait pengelolaan jalur pelayaran tersebut.

Pernyataan Resmi Pemerintah Iran

Baqaei dalam konferensi pers mingguan di Teheran menyatakan bahwa Iran tidak memungut biaya tol di Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan media. Ia juga mengingatkan agar publik tidak sembarangan menggunakan istilah yang dapat menimbulkan kesalahpahaman terkait pengelolaan jalur pelayaran internasional tersebut. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, yang dilalui sekitar seperlima dari total konsumsi minyak global. Oleh karena itu, setiap isu yang berkaitan dengan selat ini selalu menjadi perhatian internasional.

Klarifikasi Terkait Pengelolaan Selat Hormuz

Pemerintah Iran menekankan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk memberlakukan tarif tol bagi kapal-kapal yang melintas. Klarifikasi ini penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan dalam perdagangan minyak dunia. Baqaei juga menyebut bahwa Iran selalu berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelayaran di Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional. Dengan pernyataan ini, Iran berharap dapat mengakhiri spekulasi yang tidak berdasar dan memastikan bahwa tidak ada perubahan kebijakan yang dapat mengganggu arus perdagangan energi global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram