Surat Kabar Iran Rilis Daftar Target Pembalasan, Ada Trump-Macron
Iran Rilis Daftar Target Pembalasan, Ada Trump-Macron

Surat Kabar Iran Rilis Daftar Target Pembalasan atas Kematian Khamenei

Sebuah surat kabar konservatif di Iran yang dikenal dengan nada provokatifnya telah menerbitkan daftar orang-orang yang menjadi target pembalasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dalam daftar tersebut termasuk para pemimpin Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara Eropa, seperti mantan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Serangan AS-Israel menewaskan Khamenei pada 28 Februari lalu, hari pertama perang Timur Tengah. Putranya sekaligus penerusnya, Mojtaba Khamenei, telah bersumpah untuk membalas dendam. "Pembalasan dendam adalah kehendak bangsa kita dan harus dilaksanakan," kata Mojtaba pada hari Sabtu (11/7) lalu dalam pesan pertamanya sejak pemakaman ayahnya.

Eks Menpora Malaysia Bebas dari Hukuman Penjara

Anggota parlemen Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), tetap berstatus bebas setelah Mahkamah Federal menolak banding terbaru yang diajukan jaksa pada Senin (13/7) waktu setempat. Dua hakim Mahkamah Federal, yang merupakan pengadilan tertinggi di Malaysia itu, seperti dilansir The Star, menolak banding jaksa dan menguatkan putusan pengadilan banding sebelumnya, yang membebaskan Syed Saddiq dari kasus dan hukuman penjara yang menjeratnya. Meskipun satu hakim lainnya memberikan pendapat berbeda, keputusan mayoritas dua dibanding satu dalam Mahkamah Federal Malaysia itu mempertegas status bebas yang kini disandang Syed Saddiq.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Senator AS Meninggal Usai Kunjungan ke Ukraina

Seorang senator senior Amerika Serikat dari Partai Republik, Lindsey Graham, meninggal dunia dalam usia 71 tahun pada Sabtu (11/7) malam waktu AS. Graham yang dikenal sebagai pendukung Israel dan perang Iran ini, meninggal tepat sehari setelah melakukan kunjungan ke Ukraina. Berbagai spekulasi dan dugaan pun mencuat soal meninggalnya Graham ada kaitannya dengan Rusia dan Iran. Meskipun kantor resmi Graham, seperti dilansir BBC dan Al Jazeera, telah menjelaskan bahwa senator senior AS yang mewakili negara bagian South Carolina itu meninggal dunia karena "sakit mendadak".

Iran Tegaskan Serangan adalah Bela Diri

Timur Tengah kembali mendidih. Kementerian Luar Negeri Iran menolak narasi Barat yang menyebut serangan terbaru Iran sebagai agresi tanpa provokasi. Iran menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan membela diri yang sah terhadap pelanggaran Amerika Serikat-Israel yang sedang berlangsung. Sebelumnya, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB menyatakan keprihatinan atas "terjadinya kembali konfrontasi militer" dan tindakan Iran di kawasan tersebut. Menanggapi ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menekankan bahwa situasi tersebut bukan sekadar "konfrontasi militer", tetapi kelanjutan dari agresi terang-terangan dan tanpa provokasi yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel pada 28 Februari. "Iran tidak 'menyerang'. Serangan Iran terhadap pangkalan dan aset militer AS yang ditempatkan di Teluk Persia selatan merupakan pelaksanaan hak inheren Iran untuk membela diri berdasarkan hukum internasional yang sah dan sesuai hukum," kata Baghaei, dilansir media Iran, Press TV.

Selat Hormuz Lebih Penting daripada Bom Nuklir

Seorang penasihat pemimpin tertinggi Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz lebih penting daripada "puluhan bom atom." Dia pun berjanji bahwa pemerintah Iran akan melindungi jalur air vital tersebut. "Jalur strategis ini lebih penting daripada puluhan bom atom, dan Republik Islam Iran akan melindunginya," kata penasihat Mojtaba Khamenei tersebut, Mohsen Rezaei seperti dikutip oleh kantor berita Iran, ISNA, dilansir Al-Arabiya dan AFP. Negara-negara Barat telah menuduh Iran berupaya menciptakan bom atom, tetapi Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya adalah untuk tujuan damai dan sipil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga