Hoaks! Rekrutmen TPM Mengatasnamakan Kementerian PU Beredar di Medsos
Hoaks! Rekrutmen TPM Mengatasnamakan Kementerian PU

Jakarta, Nusantara Daily – Kabar mengenai rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang mengatasnamakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) beredar luas di media sosial. Informasi tersebut disertai tautan yang diklaim sebagai pintu masuk untuk mengikuti seleksi. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut dipastikan sebagai hoaks atau informasi palsu.

Narasi yang Beredar dan Penyebarannya

Informasi dan tautan rekrutmen TPM mengatasnamakan Kementerian PU tersebut dibagikan oleh sejumlah akun Facebook pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Akun-akun yang turut menyebarkan narasi ini antara lain tertera di beberapa lini masa, dengan narasi yang hampir seragam. Narasi tersebut mengajak masyarakat untuk segera mendaftar melalui tautan yang disediakan, dengan iming-iming menjadi bagian dari program pemerintah.

Berikut salah satu narasi yang beredar: “Rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Kementerian PU 2026 – Daftar sekarang juga!” Tautan yang disertakan biasanya mengarah ke situs yang tidak resmi, yang berpotensi menjadi sarana penipuan atau pencurian data pribadi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penelusuran Fakta: Tidak Ada Pengumuman Resmi

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran mendalam terhadap informasi tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan pengumuman resmi mengenai rekrutmen TPM dari Kementerian PU. Situs resmi Kementerian PU, yaitu pu.go.id, tidak memuat informasi serupa. Selain itu, kanal komunikasi resmi kementerian juga tidak pernah merilis lowongan dengan judul tersebut.

Lebih lanjut, tautan yang dibagikan dalam unggahan Facebook tersebut tidak mengarah ke domain milik pemerintah. Sebagian besar tautan justru mengarah ke situs yang tidak jelas, yang berisiko tinggi terhadap keamanan data pengguna. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa informasi tersebut adalah modus penipuan berkedok rekrutmen.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap informasi rekrutmen yang beredar di media sosial. Pastikan untuk memverifikasi kebenaran informasi melalui kanal resmi instansi terkait. Jangan mudah tergiur dengan tautan yang tidak jelas asal-usulnya, karena bisa berujung pada kerugian finansial maupun pencurian data pribadi.

Kementerian PU sendiri telah beberapa kali mengingatkan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan hanya melalui situs resmi. Jika menemukan informasi serupa, segera laporkan ke pihak berwenang atau melalui layanan pengaduan resmi Kementerian PU.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak lagi tertipu oleh informasi palsu yang beredar. Selalu cek dan ricek sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan lowongan pekerjaan atau program pemerintah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga