399 Pegawai BUMN Ikut P3MD, Digembleng di Kodiklat TNI
399 Pegawai BUMN Ikut P3MD, Digembleng di Kodiklat TNI

Pemerintah resmi memulai pendidikan bagi 399 pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) atau Presidential Future Leaders Program (PFLP). Program ini dirancang untuk mencetak kader pemimpin strategis di lingkungan BUMN, dengan tahap awal pembentukan karakter di Kodiklat TNI Serpong.

Program Kaderisasi Kepemimpinan ala Presiden Prabowo

Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen Rico Ricardo, menjelaskan bahwa P3MD merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto bersama Danantara untuk menyiapkan talenta terbaik menjadi pemimpin masa depan. Para peserta adalah pegawai aktif BUMN dari berbagai perusahaan di seluruh Indonesia dan akan menjalani pendidikan intensif selama sembilan bulan.

"Pesertanya merupakan 399 pegawai aktif BUMN yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN di seluruh Indonesia dan mengikuti pendidikan intensif selama 9 bulan," kata Rico saat dihubungi, Selasa (4/8).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tahap pertama yang dijalani peserta adalah pembentukan karakter di Kodiklat TNI Serpong, meliputi pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, bela negara, wawasan kebangsaan, komunikasi, serta ketahanan fisik dan mental.

Pembekalan dari Menteri Pertahanan

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin turut memberikan pembekalan kepada peserta pada Senin (3/8) lalu. Menurut Rico, pembekalan tersebut menanamkan nilai-nilai nasionalisme, integritas, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

"Pembekalan yang diberikan Bapak Menteri Pertahanan merupakan bagian dari pembentukan karakter tersebut, dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, integritas, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa," katanya.

Setelah tahap pembentukan karakter, peserta akan mengikuti pendidikan manajerial yang mencakup tata kelola, pengambilan keputusan, kepemimpinan strategis, transformasi digital, dan cyber security. Selanjutnya, mereka akan menjalani magang serta penugasan di kementerian maupun BUMN.

Kolaborasi Lintas Kementerian dan Danantara

Rico menjelaskan bahwa pada batch I, program ini merupakan kolaborasi antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU).

Keterlibatan Kementerian Pertahanan merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Wamenhan untuk mengawal penyelenggaraan program, khususnya pada tahap pembentukan karakter, kepemimpinan, dan bela negara.

"Pelaksanaan pendidikan tahap awal dipusatkan di Kodiklat TNI Serpong yang dinilai representatif untuk mendidik sekitar 400 peserta secara terpadu, sedangkan pendanaan program sepenuhnya berasal dari BPI Danantara," katanya.

Target: Pemimpin BUMN Berkarakter Kuat

Rico menegaskan bahwa program ini diharapkan melahirkan pemimpin BUMN yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Rekrutmen peserta dilakukan melalui sinergi para pihak, termasuk pelibatan Kemendiktisaintek dalam penjaringan talenta terbaik dari perguruan tinggi. Para peserta yang merupakan pegawai BUMN akan mengikuti pendidikan kepemimpinan secara bertahap.

"Selanjutnya peserta yang merupakan pegawai BUMN mengikuti pendidikan kepemimpinan secara bertahap guna menyiapkan calon pemimpin strategis yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, serta kompetensi manajerial dan profesional untuk mendukung pembangunan nasional," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga