Indonesia mengusulkan pembentukan ASEAN Heads of Consular Affairs Divisions Forum untuk memperkuat koordinasi perlindungan warga negara di luar negeri. Usulan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono saat pertemuan antar menteri luar negeri di Manila, Filipina, yang berlangsung pada 21-24 Juli 2026.
Penegasan Pentingnya Hasil Nyata ASEAN
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menegaskan pentingnya kemampuan ASEAN dalam memberikan hasil nyata bagi masyarakat dan stabilitas kawasan. Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl Mulachela menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Dorongan Penyelesaian Kode Etik Laut China Selatan
Pemerintah Indonesia juga mendorong agar Code of Conduct di Laut China Selatan bisa terselesaikan secara efektif dan substantif pada tahun ini, berdasarkan hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982. Vahd menegaskan, "ASEAN juga terus mendorong agar Code of Conduct di Laut China Selatan bisa terselesaikan pada tahun ini dan secara efektif dan secara substantif, dan juga berdasarkan pada hukum internasional khususnya UNCLOS 1982."
Usulan Forum Perlindungan Warga Negara
Di kesempatan yang sama, Indonesia mengusulkan pembentukan forum perlindungan warga negara kawasan Asia Tenggara. Vahd menjelaskan, "Selain itu, Indonesia juga mengusulkan pembentukan ASEAN Heads of Consular Affairs Divisions Forum untuk memperkuat koordinasi perlindungan warga negara anggota ASEAN di luar negeri."
Pertemuan Bilateral dengan Negara Mitra
Menlu Sugiono juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dalam sepekan, termasuk dengan negara mitra ASEAN seperti Korea Selatan dan Palestina. Vahd menyatakan, "Pada Rabu kemarin, Menlu RI melaksanakan pertemuan dengan anggota mitra ASEAN, yaitu antara lain dengan Korea Selatan dan juga dengan Palestina." Selain itu, pertemuan pull-aside dilakukan dengan Singapura dan Australia mengingat dinamika rangkaian pertemuan ASEAN.



