Kejagung Mutasi 90 Kepala Kejaksaan Negeri, Ini Daftar Lengkap
Kejagung Mutasi 90 Kajari, Ini Daftar Lengkap

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi besar-besaran terhadap 90 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di seluruh Indonesia. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan, Hendro Dewanto.

Penyegaran Organisasi Kejaksaan

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari promosi dan penyegaran organisasi. “Ini merupakan proses mutasi dan rotasi bagian dari promosi dan penyegaran organisasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat,” ujar Anang saat dikonfirmasi pada Kamis (30/7/2026).

Mutasi ini melibatkan jaksa yang ditempatkan di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja kejaksaan dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Daftar Lengkap 90 Kajari yang Dimutasi

Berikut adalah daftar 90 jaksa yang dimutasi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri:

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  1. Yudhi Kurniawan menjadi Kajari Purwakarta
  2. Hary Palar menjadi Kajari Paser
  3. Agus Wirawan Eko Saputro menjadi Kajari Kota Bogor
  4. Agustinus Baka Tangdililing menjadi Kajari Kota Magelang
  5. Shinta Ayu Dewi menjadi Kajari Gunung Kidul
  6. Kusufi Esti Ridliani menjadi Kajari Karangasem
  7. I Wayan Sumertayasa menjadi Kajari Badung
  8. Sunandar Pramono menjadi Kajari Tanggamus
  9. Ahmad Latupono menjadi Kajari Jayawijaya
  10. Romy Arizyanto menjadi Kajari Jambi
  11. Akwan Anas menjadi Kajari Samosir
  12. Ariyanto Novindra menjadi Kajari Sumba Timur
  13. Muib menjadi Kajari Bantul
  14. Andre menjadi Kajari Kuantan Singingi
  15. Denny Iswanto menjadi Kajari Seruyan
  16. Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe menjadi Kajari Kabupaten Bogor
  17. Neneng Rahmadini menjadi Kajari Cimahi
  18. Ricky Parlin Jahyamanda menjadi Kajari Metro
  19. Suseno menjadi Kajari Pasuruan
  20. Sundoro Adi menjadi Kajari Tanjung Pinang
  21. Naungan Harahap menjadi Kajari Tapanuli Utara
  22. Nurdin menjadi Kajari Morowali
  23. Arief Indra Kusuma Adhi menjadi Kajari Jakarta Barat
  24. Heberth Pesta Hutapea menjadi Kajari Tarakan
  25. Didik Haryanto menjadi Kajari Maluku Tengah
  26. Aditya Rakatama menjadi Kajari Tangerang Selatan
  27. Jainah menjadi Kajari Hulu Sungai Tengah
  28. Ivan Hebron Siahaan menjadi Kajari Kaur
  29. Heru Kamarullah menjadi Kajari Ciamis
  30. Andi Rio Rahmat Rahmatu menjadi Kajari Bima
  31. Suci Wijayanti menjadi Kajari Cianjur
  32. Ibnu Firman Ide Amin menjadi Kajari Lampung Selatan
  33. Ali Toatubun menjadi Kajari Toli-Toli
  34. Salomina Meyke Saliama menjadi Kajari Kendal
  35. Muhammad Ruslan menjadi Kajari Jembrana
  36. Asep Sunarsa menjadi Kajari Landak
  37. Rajendra Dharmalingga Wiritanaya menjadi Kajari Pidie
  38. Erianto menjadi Kajari Kota Banjar
  39. Aji Kalbu Pribadi menjadi Kajari Kutai Kartanegara
  40. Muchsin menjadi Kajari Banjarmasin
  41. Andri Kurniawan menjadi Kajari Yogyakarta
  42. Regie Komara NA menjadi Kajari Majalengka
  43. Andi Herman menjadi Kajari Buol
  44. Anggara Suryanagara menjadi Kajari Tanjung Perak
  45. Denny Wicaksono menjadi Kajari Tabalong
  46. Andhy Hermawan Bolifaar menjadi Kajari Karimun
  47. Ratih Andrawina Suminar menjadi Kajari Batang
  48. Rizky Fachrurrozi menjadi Kajari Indragiri Hulu
  49. David Razi menjadi Kajari Tojo Una-Una
  50. Andi Reny Rummana menjadi Kajari Grobogan
  51. Ikram Mhd Saleh menjadi Kajari Donggala
  52. Dinar Kripsiaji menjadi Kajari Sleman
  53. Putri Ayu Wulandari menjadi Kajari Kulon Progo
  54. Bayu Novrian Dinata menjadi Kajari Lombok Tengah
  55. Diana Wahyu Widiyanti menjadi Kajari Kota Bekasi
  56. Muhammad Yuris Rawando menjadi Kajari Nabire
  57. Adung Sutranggono menjadi Kajari Kota Malang
  58. Johannes Harysuandy Siregar menjadi Kajari Indragiri Hilir
  59. Arif Mirra Kanahau menjadi Kajari Belu
  60. Andi Helmi Adam menjadi Kajari Bulungan
  61. Mohtar Arifin menjadi Kajari Bombana
  62. Agus Chandra menjadi Kajari Kabupaten Cirebon
  63. Taruli Phalti Patuan menjadi Kajari Purbalingga
  64. Agung Pamungkas menjadi Kajari Kotabaru
  65. Mahfuddin Cakra Saputra menjadi Kajari Sumbawa Barat
  66. Mohamad Rohmadi menjadi Kajari Bojonegoro
  67. Lapatawe menjadi Kajari Palu
  68. Rio Aditya Arifiansyah menjadi Kajari Wajo
  69. Agita Tri Moertjahjanto menjadi Kajari Sibolga
  70. Agus Rujito menjadi Kajari Kota Semarang
  71. Abdurrachman menjadi Kajari Karanganyar
  72. Alfian Bombing menjadi Kajari Tebo
  73. Yosef Umbu Hina Marawali menjadi Kajari Timor Tengah Selatan
  74. Ade Indrawan menjadi Kajari Bengkalis
  75. Edwin Ignatius Beslar menjadi Kajari Kotawaringin Timur
  76. Andi Fitriana menjadi Kajari Kepulauan Talaud
  77. Marlambson Carel Williams menjadi Kajari Pekanbaru
  78. Nanang Dwi Priharyadi menjadi Kajari Batubara
  79. Adief Swandaru menjadi Kajari Pulang Pisau
  80. Mohammad Nasir menjadi Kajari Palembang
  81. Aka Kurniawan menjadi Kajari Kabupaten Tasikmalaya
  82. Kiki Yonata menjadi Kajari Musi Banyuasin
  83. Bohal Parlambohan Lubis menjadi Kajari Rejang Lebong
  84. Hadiman menjadi Kajari Pati
  85. Ardian menjadi Kajari Kota Tegal
  86. Ujang Sutisna menjadi Kajari Tuban
  87. Todo Batara Silalahi menjadi Kajari Konawe Selatan
  88. Rahmad Isnaini menjadi Kajari Serdang Bedagai
  89. Abdul Halim menjadi Kajari Barito Timur
  90. Nur Wahyu Bintari menjadi Kajari Lebong

Dampak Mutasi terhadap Pelayanan Hukum

Mutasi besar-besaran ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi institusi Kejaksaan Agung. Dengan penempatan jaksa-jaksa baru di berbagai daerah, penegakan hukum diharapkan lebih optimal. “Kami berharap mutasi ini bisa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam hal penanganan perkara dan pemberian bantuan hukum,” tambah Anang.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Kejagung untuk memberantas korupsi dan tindak pidana lainnya. Dengan rotasi ini, diharapkan tidak ada stagnasi dalam pengembangan karier jaksa.