KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing Terkait Kasus Bupati Suhardiman
KPK Geledah Lokasi di Kuansing Terkait Bupati Suhardiman

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Senin, 6 Juli 2026. Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus korupsi yang melibatkan Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby, yang sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Penggeledahan Masih Berlangsung

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. "Benar (KPK melakukan penggeledahan)," ujarnya kepada wartawan pada Senin (6/7/2026). Budi menjelaskan bahwa penggeledahan masih berlangsung, namun ia belum merinci lokasi mana saja yang menjadi sasaran. "Penyidik masih melaksanakan geledah di sejumlah lokasi. Kami akan update perkembangannya," kata Budi.

Kasus Suap Mobil Mewah

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Suhardiman Amby sebagai tersangka suap. Suhardiman diduga menerima suap berupa mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp 2 miliar untuk memilih Zulkarnain sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing. Kasus ini bermula pada April 2025, saat terdapat dua calon Sekda Kuansing, yakni Fahdiansyah (Asisten I Pemkab Kuansing) dan Zulkarnain (Kadis PUPR). Hanya Zulkarnain yang menyanggupi permintaan suap tersebut, dan ia kemudian terpilih menjadi Sekda.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Untuk memenuhi permintaan Suhardiman, Zulkarnain membeli satu unit mobil SUV Toyota Land Cruiser 300 GR-S seharga Rp 2,05 miliar di sebuah showroom di Jabodetabek. Pembelian dilakukan secara kredit dengan cicilan Rp 46,5 juta per bulan selama 5 tahun.

Tiga Tersangka dalam Kasus Ini

Total, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu:

  • Suhardiman Amby, Bupati Kuansing nonaktif
  • Zulkarnain, Sekda Kuansing
  • Ardiles, Direktur Utama PT MIC

KPK terus mengembangkan penyidikan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru. Penggeledahan hari ini diharapkan dapat mengumpulkan alat bukti yang memperkuat kasus ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga