KOMPAS.com - Media sosial dihebohkan dengan unggahan yang menyebut Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, kini menjadi milik militer Amerika Serikat. Narasi tersebut muncul dalam sejumlah unggahan pada akhir Mei 2026. Unggahan itu juga menyertakan foto yang menunjukkan bendera AS berkibar di area bandara.
Klaim yang Beredar
Berdasarkan narasi yang disebarkan, Indonesia disebut telah menerima tawaran dari Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai bengkel pesawat militer AS. Secara khusus, AS disebut ingin menjadikan bandara tersebut sebagai pusat perawatan pesawat Hercules C-130 untuk mendukung operasional mereka di kawasan Asia.
Fakta Sebenarnya
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi dan menemukan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. Bandara Kertajati tetap sepenuhnya milik Indonesia dan tidak ada perubahan status kepemilikan. Foto yang beredar merupakan hasil manipulasi atau editan. Pihak pengelola bandara dan Kementerian Perhubungan telah membantah keras narasi tersebut.
Hingga saat ini, tidak ada kerja sama dengan militer AS yang mengubah status kepemilikan Bandara Kertajati. Bandara tersebut masih beroperasi sebagai bandara sipil yang melayani penerbangan domestik dan internasional. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.



