KOMPAS.com - Sebuah video di media sosial mengeklaim Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan menolak berjabat tangan dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Video itu disebarkan sejumlah akun pada pertengahan Mei 2026.
Klarifikasi Tim Cek Fakta
Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas, narasi dalam video tersebut keliru dan perlu diluruskan informasinya. Video yang beredar tidak menunjukkan kejadian seperti yang diklaim.
Narasi yang Beredar
Video yang diklaim menampilkan Erdogan menolak berjabat tangan dengan Prabowo dibagikan oleh beberapa akun Facebook. Narasi tersebut disertai dengan komentar yang menyesatkan publik.
Faktanya, tidak ada penolakan jabat tangan dalam pertemuan tersebut. Tim Cek Fakta menemukan bahwa video tersebut telah diedit atau diambil dari konteks yang berbeda. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.



