Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan Puskesmas Panongan Tangerang
Krisis Air Bersih Ganggu Puskesmas Panongan Tangerang

Puskesmas Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami krisis air bersih selama dua pekan terakhir akibat musim kemarau. Kondisi ini mengganggu operasional pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan perawatan medis.

Penyebab Krisis Air Bersih

Pegawai Tata Usaha Puskesmas Panongan, Jainal Abidin, menjelaskan bahwa keterbatasan sumber air di wilayah tersebut menjadi penyebab utama sulitnya memperoleh pasokan air bersih. "Lingkungan Ciapus ini emang zonanya tidak ada sumber, dikit gitu. Selama ini kita mengandalkan sumber air yang ada di sumur doang," ujar Jainal, Rabu (22/7).

Menurut Jainal, kebutuhan air bersih sangat vital untuk menunjang pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan pasien hingga tindakan medis seperti persalinan. Akibat kekurangan pasokan air, pihak puskesmas terpaksa menghemat penggunaan air agar pelayanan tetap berjalan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak terhadap Pelayanan Kesehatan

"Untuk melayani pasien, kunjungan pasien, dan air-air kebersihan kan sangat digunakan untuk pelayanan kesehatan, terutama nanti untuk bersalin dan lain sebagainya," jelasnya. Ia menambahkan bahwa Puskesmas Panongan membutuhkan sekitar 7.000 liter air bersih setiap hari untuk menunjang operasional.

Krisis air ini memaksa puskesmas melakukan prioritas penggunaan air, sehingga beberapa layanan mungkin terhambat. Warga yang membutuhkan perawatan medis rutin maupun darurat menjadi terdampak langsung.

Bantuan dari PMI Kabupaten Tangerang

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihak puskesmas mengajukan bantuan kepada PMI Kabupaten Tangerang. Pada Rabu, PMI menyalurkan sebanyak 10.000 liter air bersih dalam dua kali pengiriman. Petugas PMI Kabupaten Tangerang, Chandra Sutikno, mengatakan distribusi dilakukan sesuai permintaan dari pihak puskesmas.

"Kita distribusi hari ini dua kali pengisian itu 10.000 liter air, sesuai permintaan dari pihak Puskesmas. Kita siap mulai start pengisian itu dari pagi. Dari jam 8, mungkin sampai lokasi kita usahakan jam 9 udah sampai lokasi pendistribusian," ujar Chandra.

Ia menambahkan, PMI siap menyalurkan bantuan air bersih apabila terdapat permintaan dari fasilitas kesehatan maupun permukiman warga yang terdampak kekeringan. "Kita tunggu informasi selanjutnya. Bila ada permintaan, kita layani dari PMI Kabupaten Tangerang, kami siap untuk melayani distribusi air bersih," jelasnya.

Kondisi Kekeringan di Tangerang

Kekeringan yang melanda Tangerang tidak hanya berdampak pada Puskesmas Panongan, tetapi juga pada warga di beberapa daerah. Sebelumnya, sejumlah wilayah di Tangerang telah menetapkan status darurat kekeringan. Bantuan air bersih dari berbagai pihak terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Puskesmas Panongan berharap bantuan air bersih dapat terus berlanjut hingga musim hujan tiba. Sementara itu, pihak puskesmas tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan meskipun dalam keterbatasan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga