KKB Tembak Sopir Tangki Air Bersih di Yahukimo, Korban Dievakuasi ke Jayapura
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi kekerasan dengan menembak seorang sopir mobil tangki air bersih di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban, yang beridentitas Suwono (62), mengalami luka tembak saat sedang menjalankan tugas mendistribusikan air bersih untuk masyarakat setempat.
Kronologi Penembakan di Jalur Poros Dekai-Lopon
Menurut keterangan Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, peristiwa tragis ini terjadi ketika Suwono mengemudikan kendaraan tangki yang membawa suplai air bersih untuk warga di daerah Lopon. Penembakan berlangsung di jalur poros yang menghubungkan Dekai menuju Lopon, Yahukimo.
"Korban ditembaki dari arah pinggir jalan dan mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri. Meski dalam kondisi terluka, korban bersama seorang kenek yang mendampinginya tetap melanjutkan perjalanan hingga berhasil mencapai Lopon untuk menyelamatkan diri," jelas Faizal Ramadhani dalam pernyataannya yang dikutip dari laporan media.
Respons Cepat Satgas dan Evakuasi Korban
Setelah menerima laporan kejadian, Satgas Damai Cartenz bersama dengan Polres Yahukimo segera bergerak menuju lokasi kejadian. Tim gabungan ini melakukan evakuasi terhadap korban untuk membawanya ke RSUD Dekai guna mendapatkan pertolongan medis darurat.
Kondisi korban sempat dilaporkan kritis dan memerlukan penanganan medis intensif. Setelah menjalani tindakan medis awal di RSUD Dekai, Suwono kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura untuk mendapatkan perawatan lanjutan yang lebih komprehensif.
Dampak dan Konteks Keamanan di Papua Pegunungan
Insiden penembakan terhadap sopir tangki air bersih ini terjadi di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat di daerah terpencil Papua Pegunungan. Serangan terhadap pekerja yang bertugas mendistribusikan kebutuhan dasar seperti air bersih menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan vital bagi warga.
Kejadian ini juga mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi sebelumnya di wilayah Papua, termasuk penembakan terhadap pesawat Smart Air di Boven Digoel yang diduga juga melibatkan kelompok kriminal bersenjata. Operasi Damai Cartenz 2026 terus berupaya menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Papua Pegunungan meskipun menghadapi tantangan dari berbagai kelompok bersenjata.
Masyarakat setempat berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang dan distribusi air bersih serta layanan publik lainnya dapat berjalan lancar tanpa gangguan dari aksi-aksi kekerasan yang mengancam keselamatan warga dan pekerja.