Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa ini berlangsung di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (31/7/2026) malam, saat korban sedang berbelanja di sebuah minimarket. Pelaku berhasil menggondol satu unit laptop dan satu buah tab milik korban yang ditinggalkan di dalam mobil.
Kronologi Pencurian di Tambun Selatan
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika korban memarkirkan kendaraannya di sisi minimarket. Korban kemudian meninggalkan mobil dalam keadaan mati dan terkunci. Tidak lama berselang, korban baru menyadari adanya aksi kejahatan setelah kembali ke kendaraannya.
"Kemudian pada jam 21.30 WIB ketika korban kembali ke mobilnya, korban mendapati kaca mobil sebelah kanan belakang dalam keadaan pecah," kata Aliyani kepada detikNews pada Senin (3/8/2026).
Saat memeriksa bagian dalam mobil, korban mendapati barang-barang berharganya telah hilang. Pelaku diduga memanfaatkan momen saat korban lengah dan berada di dalam minimarket. Korban pun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Tambun Selatan.
Barang Berharga Jadi Sasaran Pelaku
Menurut laporan kepolisian, kerugian yang dialami korban cukup signifikan. "Kerugian korban satu buah laptop dan satu buah tab," ujar Aliyani. Kedua benda elektronik tersebut merupakan barang yang paling sering menjadi incaran dalam kasus pembobolan mobil dengan modus pecah kaca.
Metode ini kerap dipilih pelaku karena terbilang cepat dan tidak membutuhkan banyak peralatan. Pelaku biasanya mengincar kendaraan yang diparkir di area minimarket, pusat perbelanjaan, atau tempat umum lain yang membiarkan pengemudi meninggalkan kendaraannya sementara waktu.
Polisi Selidiki dan Olah Tempat Kejadian
Setelah menerima laporan korban, pihak kepolisian dari Polsek Tambun Selatan langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mungkin melihat aksi pelaku.
Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut. Identitas pelaku belum diketahui, namun proses penyelidikan terus berjalan. "Pelaku dalam lidik (penyelidikan), saat ini perkara sedang dalam penyelidikan," pungkas Aliyani.
Modus yang Masih Sering Terjadi
Kasus pecah kaca mobil di Tambun Selatan ini menjadi pengingat bagi para pengemudi agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan. Modus yang sama kerap terjadi di berbagai wilayah Jabodetabek. Pelaku biasanya mengincar tas, laptop, smartphone, dan barang elektronik lain yang terlihat dari luar.
Meski pelaku belum tertangkap, laporan polisi dan olah TKP merupakan langkah awal untuk mengungkap jaringan pelaku. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan selalu memastikan kendaraan dalam keadaan aman saat ditinggalkan, terutama di tempat umum.
Kerugian Finansial dan Dampak Bagi Korban
Kehilangan laptop dan tab tidak hanya berdampak finansial, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas korban, terutama jika barang tersebut berisi data penting atau dokumen pekerjaan. Kasus seperti ini juga menimbulkan rasa tidak aman di lingkungan tempat tinggal.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Masyarakat yang memiliki informasi terkait aksi pencurian tersebut dapat melaporkannya ke kepolisian terdekat.



