Pria ber-hoodie yang videonya viral saat membakar bendera Merah Putih di sebuah rumah warga di Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat, kini diduga kuat terlibat dalam aksi pembakaran bangunan di lokasi lain. Peristiwa serupa terjadi di kawasan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, pada Selasa (4/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB, dan juga di Cimahi, dengan ciri-ciri pelaku yang identik.
Kebakaran di Karasak dan Keterlibatan Diskarta
Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal membenarkan insiden pembakaran di Karasak. "Iya benar di Karasak wilayah Astanaanyar," katanya, Rabu (5/8/2026). Ia menyebutkan bahwa pemilik rumah yang menjadi korban telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak kepolisian. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung turun tangan untuk memadamkan api yang membesar setelah pelaku meninggalkan lokasi.
Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan hoodie hitam, masker, dan ransel memantikkan api ke sebuah bangunan. Tak lama setelah pelaku pergi, kobaran api muncul dan warga berdatangan untuk membantu memadamkan. Polisi masih mendalami rekaman tersebut untuk mengidentifikasi pelaku secara pasti.
Aksi Serupa di Cimahi dan Dugaan Pelaku Sama
Tidak hanya di Bandung, aksi pembakaran dengan ciri-ciri pelaku yang sama juga terjadi di Cimahi. Di sana, terpal gerobak UMKM milik warga turut dibakar. Polisi menduga kuat ketiga kejadian tersebut dilakukan oleh orang yang sama. "Dugaan sementara orang yang sama," tutur Kompol Fetrizal. Kasus ini mendapat atensi dari Satreskrim Polrestabes Bandung dan ditangani bersama Unit Reskrim Polsek Astanaanyar.
Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku dan meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor. Aksi pembakaran bendera dan bangunan ini memicu kekhawatiran warga, terutama karena terjadi di pemukiman padat penduduk. Polisi juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Kronologi dan Respons Warga
Peristiwa di Karasak terjadi saat warga sedang tidur. Api baru diketahui setelah warga melihat kepulan asap dan berhamburan keluar rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar. Sementara itu, aksi pembakaran bendera di Andir sebelumnya telah viral di media sosial dan memicu kecaman dari berbagai pihak. Polisi terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian.
Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. Aksi pembakaran ini dinilai sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan meresahkan. Polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif pelaku, namun dugaan sementara mengarah pada aksi provokasi.



