Polisi Belum Simpulkan Pemuda Dikeroyok di Morowali Maling Motor
Polisi Belum Simpulkan Pemuda Dikeroyok di Morowali

Polisi masih menyelidiki kasus kematian seorang pemuda berinisial S (33) yang tewas dikeroyok setelah dituduh mencuri sepeda motor di sekitar minimarket di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Hingga kini, penyidik belum dapat menyimpulkan apakah korban benar-benar seorang maling motor.

Pemeriksaan Masih Berlangsung

Kasat Reskrim Polres Morowali, AKP Wawan Kurnadi, menyatakan bahwa proses pemeriksaan masih berjalan. "Pemeriksaan masih berlangsung, sehingga belum ada kesimpulan yang bisa kami sampaikan," ujarnya kepada detikcom pada Selasa (28/7/2026). Wawan menjelaskan bahwa dalam rekaman CCTV, korban terlihat mendorong sepeda motor milik pegawai minimarket. Namun, hal itu belum cukup untuk menetapkan status korban sebagai pencuri.

"Di dalam video memang terlihat korban (pengeroyokan) sempat mendorong sepeda motor di depan Indomaret. Namun, kami belum dapat menyimpulkan apa pun sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," tuturnya. Ia menambahkan bahwa setelah semua saksi diperiksa, kronologi dan fakta sebenarnya akan terungkap.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemeriksaan Saksi dan Keterlibatan Polsek

Penyidik akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pegawai minimarket yang motornya sempat didorong oleh korban. Proses ini melibatkan pula Polsek Bahodopi. "Saksi yang diperiksa antara lain perempuan yang sepeda motornya diduga sempat diambil yang jadi korban, pegawai Indomaret, serta beberapa saksi lainnya yang berada di lokasi kejadian," jelas Wawan.

Peristiwa pengeroyokan terjadi di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Morowali pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.05 Wita. Korban sempat berlindung di dalam minimarket, namun kemudian diseret keluar dan dikeroyok oleh massa. Akibat penganiayaan berat itu, pemuda S mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang dihimpun, korban diduga mendorong motor seorang pegawai Indomaret keluar dari area parkir. Tindakan itu langsung disangka sebagai percobaan pencurian oleh warga sekitar. Massa yang marah kemudian mengejar dan mengeroyok pemuda tersebut. Meskipun sempat berlindung di dalam toko, ia ditarik paksa dan dipukuli hingga tewas.

Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat. Sementara itu, keluarga korban menanti kejelasan dari hasil investigasi polisi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus pengeroyokan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga