Polisi terus mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh pasangan suami istri pemilik wedding organizer (WO) Marwah di Jakarta Timur. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan menyatakan bahwa kedua tersangka sering menawarkan berbagai promo menarik untuk memikat calon korban.
Modus Promo Menarik
"Promonya contohnya dia kasih subsidi untuk gedung, dia kasih subsidi 20 juta untuk sewa gedung. Terus dia ada promo dikasih kambing guling satu," kata Bayu saat dihubungi, Selasa (2/6). Promo-promo tersebut berhasil menarik minat banyak calon pengantin untuk menggunakan jasa WO Marwah.
Korban dan Kerugian
Dari hasil pendataan sementara, polisi mencatat setidaknya terdapat 58 korban WO Marwah dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp2,6 miliar. Para korban berasal dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.
Skema Gali Lubang Tutup Lubang
Bayu juga mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan, tersangka menjalankan skema gali lubang tutup lubang. Uang yang disetor korban digunakan untuk menutupi biaya pernikahan klien sebelumnya. "Uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya. Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung ya gali lubang tutup lubang," tuturnya.
Penangkapan dan Penetapan Tersangka
Sebelumnya, polisi menangkap pasangan suami istri pemilik WO Marwah Catering di Jakarta Timur terkait kasus dugaan penipuan. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka dijerat Pasal 492 KUHP tentang perbuatan curang dan Pasal 486 KUHP tentang penggelapan. "Pelaku pasutri suami RM dan istri ER sudah sebagai tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan, Minggu (31/5).
Polisi mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam memilih jasa wedding organizer.



