Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Jenazah berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi mengapung di laut menggunakan pelampung di sekitar Pulau Mataalang.
Penemuan oleh KN SAR Pacitan
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi penemuan tersebut kepada CNNIndonesia.com, Selasa (21/7). "Iya benar (ada diduga korban KM Nurul Salsa ditemukan)," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima informasi, KN SAR Pacitan langsung bergerak dan mengevakuasi korban.
Sementara itu, KN SAR Kamajaya tengah membawa dua jenazah diduga korban KM Nurul Salsa ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi. "Dua jenazah tersebut dibawa oleh KN SAR Kamajaya menuju ke Pelabuhan Makassar yang diprediksi tiba pada pukul 06.30 WITA, besok," kata Andi.
Laporan Nelayan di Pulau Pamulikang
Sebelumnya, tim SAR gabungan juga mengevakuasi satu jenazah setelah menerima laporan nelayan yang menemukan mayat mengapung di perairan Pulau Pamulikang. Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyatakan, "Pagi ini kami menerima laporan dari masyarakat nelayan di Pulau Pamulikang terkait penemuan satu jenazah yang diduga korban KM Nurul Salsa."
Informasi tersebut segera diteruskan ke Posko SAR di Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, dan tim KN SAR Pacitan serta KN SAR Kamajaya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Hingga saat ini, total tiga jenazah telah ditemukan, sementara Basarnas sebelumnya memprediksi 18 korban mungkin hanyut hingga Nusa Tenggara Barat.



