Mantan Suami Barbie Hsu Gugat DJ Koo Tuduh Penggelapan Dana Pendidikan
Mantan Suami Barbie Hsu Gugat DJ Koo Tuduh Penggelapan Dana

Perselisihan hukum pasca kematian aktris Taiwan Barbie Hsu kian memanas. Pada 7 Juli, media China 163 melaporkan bahwa mantan suami Barbie Hsu, Wang Xiaofei, telah mengajukan gugatan terhadap DJ Koo (Koo Jun Yup), suami baru Barbie Hsu, dengan tuduhan penggelapan dana.

Tuduhan Penyalahgunaan Dana Pendidikan

Menurut sumber terpercaya, Wang Xiaofei menuduh DJ Koo menyalahgunakan uang dari dana pendidikan untuk kedua anak Wang dan Barbie. Wang mengklaim bahwa DJ Koo mentransfer seluruh dana tersebut ke Korea Selatan dan menggunakannya untuk membeli sebuah hunian mewah di Gangnam, Seoul. Nilai properti tersebut diperkirakan mencapai miliaran won.

Wang Xiaofei menyatakan bahwa dana pendidikan anak-anaknya seharusnya digunakan untuk biaya sekolah dan kebutuhan belajar, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia pun meminta pertanggungjawaban hukum atas tindakan DJ Koo yang dianggap melanggar kepercayaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Perselisihan

Barbie Hsu meninggal dunia pada awal 2025 karena pneumonia yang disebabkan oleh influenza. Setelah kematiannya, hak asuh kedua anak jatuh ke tangan Wang Xiaofei. Sejak saat itu, ketegangan antara Wang dan DJ Koo semakin meningkat, terutama terkait masalah keuangan dan warisan.

DJ Koo, yang menikahi Barbie Hsu pada 2022, dikabarkan telah mengelola sebagian aset Barbie setelah pernikahan mereka. Namun, Wang Xiaofei menilai bahwa dana pendidikan anak-anak tidak boleh disentuh oleh pihak lain selain dirinya sebagai ayah kandung.

Dampak Hukum dan Publik

Gugatan ini menimbulkan perhatian luas di kalangan penggemar dan media internasional. Banyak yang menyayangkan konflik berkepanjangan ini, terutama karena melibatkan anak-anak yang masih di bawah umur. Pengacara Wang Xiaofei menyatakan bahwa kliennya serius menempuh jalur hukum untuk memastikan hak anak-anaknya terlindungi.

Hingga berita ini diturunkan, DJ Koo belum memberikan tanggapan resmi atas gugatan tersebut. Pihaknya dikabarkan sedang berkonsultasi dengan tim hukum di Korea Selatan dan Taiwan. Proses persidangan diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga