Rekayasa Lalin Gatot Subroto ke Mampang Dialihkan Akibat JPO Ditabrak Truk
Rekayasa Lalin Gatot Subroto ke Mampang Dialihkan Akibat JPO Ditabrak

Lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Mampang Prapatan dialihkan pada Selasa (14/7) sore akibat pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) yang nyaris roboh setelah ditabrak truk di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Pengalihan arus dilakukan di perempatan Kuningan sejak pukul 15.35 WIB.

Pengalihan Arus di Perempatan Kuningan

Berdasarkan pantauan di lokasi, akses dari Jalan Gatot Subroto menuju arah Mampang Prapatan ditutup menggunakan barrier. Kendaraan dialihkan ke arah Kuningan, dan pengendara tidak bisa langsung belok kanan menuju Mampang dari perempatan tersebut. Mereka diarahkan untuk belok kiri ke Jalan HR Rasuna Said, lalu berputar kembali untuk mencapai Mampang Prapatan.

Selain itu, pengendara dari Jalan Gatot Subroto arah Pancoran juga tidak bisa langsung belok kiri ke Mampang. Tiga akses jalan menuju Mampang Prapatan di perempatan Kuningan ditutup dengan barrier. Kemacetan terjadi di sekitar perempatan Kuningan, dan petugas kepolisian serta Transjakarta terlihat mengatur lalu lintas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pembongkaran JPO Masih Berlangsung

Hingga pukul 15.56 WIB, proses pembongkaran JPO yang ditabrak truk di Jalan Kapten Tendean masih terus dilakukan. Jalan di kedua arah ditutup untuk mendukung proses tersebut. Pihak TMC Polda Metro Jaya melalui akun X mengimbau pengendara untuk mencari rute alternatif. "Situasi terkini di Jl. Kapten Tendean imbas JPO ditabrak truk masih dalam penanganan pemotongan, diimbau bagi para pengendara agar mencari rute alternatif," tulis mereka.

Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat atau crane. Dari pemeriksaan sementara, sopir truk diduga sedang menggunakan ponsel saat kejadian. Truk berhasil dievakuasi, namun karena jembatan sudah dalam kondisi membahayakan, akhirnya diputuskan untuk dibongkar total.

Penjelasan Bina Marga

Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, menjelaskan alasan pembongkaran JPO secara keseluruhan. "Penanganan kami dari Bina Marga yang pertama kita akan membongkar JPO ini. Karena kita lihat pondasinya yang sebelah sini tiangnya sudah lepas, mau tidak mau kami harus lepas. Pelepasan itu juga tidak bisa setengah, harus seluruhnya. Karena kan apa? Karena kami tidak punya penunjang di tengah," ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/7).

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga