Pedagang Sayur Demo di Rumah Camat Ciputat Usai Tempat Jualan Ditertibkan
Sebuah unjuk rasa tak biasa terjadi di Tangerang Selatan ketika tujuh pedagang sayur dari Pasar Ciputat mendatangi rumah Camat Ciputat, Mamat, pada Senin (16/2) pukul 23.00 WIB. Mereka memprotes penertiban tempat jualan mereka oleh pihak kecamatan dengan cara mengirimkan tumpukan sayur mayur ke depan kediaman camat di Gang Cantik, Kelurahan Sawah.
Mediasi Polisi Atasi Konflik
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat informasi dari Kanit Binmas Polsek Ciputat Timur, AKP Kustam, tentang kejadian tersebut. Unit Reskrim dan Kanit Binmas segera mendatangi lokasi dan menemukan tumpukan sayuran di depan rumah H. Mamat. Mediasi pun dilakukan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, melibatkan perwakilan pedagang dan keluarga camat.
Dalam keterangannya, Kompol Bambang menyatakan, "Kanit Binmas mendapat petunjuk dari korban untuk sayuran tersebut dibawa kembali dan diselesaikan secara kekeluargaan untuk tidak mengulangi perbuatannya." Para pihak sepakat untuk mengangkut kembali sayur mayur tersebut dan tidak mengulangi aksi protes serupa.
Sayur Disumbangkan ke Yayasan
Setelah mediasi berhasil, Piket Reskrim dan Kanit Binmas membantu mengangkut tumpukan sayur dari rumah Camat Mamat. Sayuran itu kemudian diantarkan ke Pesantren Yayasan Darul Amal di Pondok Ranji untuk disumbangkan. Langkah ini dinilai sebagai solusi yang bijaksana, mengubah konflik menjadi aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Insiden ini menyoroti tantangan yang dihadapi pedagang kecil di perkotaan terkait regulasi perdagangan. Polisi menekankan pentingnya penyelesaian damai dan dialog untuk mencegah eskalasi konflik di masa depan.