Polisi Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya
Polisi Setop Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya

Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat secara resmi menghentikan penyelidikan kasus dugaan penculikan yang menimpa atlet golf putri Jesslyn Wijaya. Penghentian ini didasari kesimpulan bahwa peristiwa yang semula dilaporkan sebagai penculikan tersebut tidak memenuhi unsur tindak pidana penculikan.

Gelar Perkara sebagai Syarat Formal

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengungkapkan bahwa penyidik saat ini tinggal menjadwalkan gelar perkara sebagai syarat formal penghentian penyelidikan. "Iya, dihentikan. Kita lagi menunggu menjadwalkan gelar perkara untuk henti lidik," kata Roby saat dihubungi pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Roby menegaskan bahwa hasil penyelidikan memastikan kasus yang dilaporkan sebagai dugaan penculikan itu bukan tindak pidana penculikan. "Iya, bukan," ujarnya tegas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Seluruh Pihak Telah Dimintai Keterangan

Menurut Roby, seluruh pihak yang diperlukan dalam penyelidikan telah dimintai keterangan. Dengan demikian, kepolisian tidak lagi menjadwalkan pemeriksaan tambahan terhadap Jesslyn maupun pelapor. "Sudah, sudah sesuai. Semuanya sudah dimintai keterangan," kata dia.

Dengan rampungnya seluruh rangkaian penyelidikan, kepolisian memastikan penanganan perkara tersebut telah selesai. "Clear kasusnya. Selesai," tandasnya.

Kronologi Singkat Kasus

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penculikan yang melibatkan Jesslyn Wijaya, seorang atlet golf putri yang cukup dikenal. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Jesslyn sempat hilang kontak dan kemudian muncul di Bangkok, Thailand. Polisi pun melakukan penyelidikan intensif, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Hasil penyelidikan sementara yang diumumkan pada 2 Agustus 2026 menunjukkan tidak ditemukan unsur penculikan dalam kasus tersebut. Polisi juga telah mengantongi video testimoni dari Jesslyn Wijaya yang memperkuat kesimpulan bahwa ia tidak diculik.

Klarifikasi dari Berbagai Pihak

Sejumlah pihak, termasuk keluarga dan rekan Jesslyn, telah dimintai keterangan. Polisi juga menelusuri jejak perjalanan Jesslyn dari Mangga Besar, Jakarta, hingga ke Semarang dan kemudian ke Bangkok. Dari hasil penyelidikan, terungkap sosok misterius yang membawa Jesslyn ke Semarang, namun akhirnya dipastikan tidak ada unsur pidana.

Dengan dihentikannya penyelidikan ini, kasus Jesslyn Wijaya dinyatakan selesai dan tidak ada proses hukum lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar terkait kasus ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga