Polrestabes Bandung telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembakaran bendera Merah Putih yang terekam kamera CCTV di Gg Moch Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Rekaman aksi pria berjaket hoodie itu viral di media sosial, memperlihatkan pelaku sempat melihat kondisi lingkungan sebelum menyulutkan api ke bendera yang terbentang di rumah warga.
Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, membenarkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan. "Terkait adanya kejadian kemarin ya, ada diduga pembakaran bendera ya pada dini hari, saat ini sudah dilakukan penyelidikan," kata Anton pada Rabu (5/8).
Anton menjelaskan bahwa beberapa saksi telah dimintai keterangan. "Ya, ada beberapa saksi yang sudah kami mintai keterangan. Yang pertama dari pemilik tempat, ya kemudian saksi yang mengetahui kejadian, dan ada saksi juga yang kami anggap ada kaitan dengan pelaku, ya yang melihat dan mengetahui pelaku perginya atau mungkin ke arah mana, seperti itu," ujarnya.
Indikasi Pelaku yang Sama di TKP Lain
Polisi juga tengah menyelidiki kemungkinan pelaku melakukan aksi serupa di tempat lain. Anton menyebut adanya indikasi kemiripan dengan kejadian di wilayah Polsek Astana Anyar. "Ya memang ada indikasi kemiripan dengan ada di satu TKP lainnya juga ya, di wilayah Polsek Astana Anyar juga ya yang ada kemiripan. Tapi kami lagi pastikan apakah memang sama pelakunya atau belum, atau tidak seperti itu," jelasnya.
Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan apakah pelaku di kedua lokasi tersebut adalah orang yang sama. Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut dari para saksi.
Kronologi Aksi Pembakaran
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pria berjaket hoodie tersebut terekam sedang berjalan mendekati rumah warga yang memasang bendera Merah Putih. Ia sempat melihat ke kiri dan ke kanan untuk memastikan situasi aman, kemudian mengeluarkan korek api gas dan langsung menyulutkan api ke bendera tersebut.
Aksi pembakaran itu terjadi pada dini hari dan langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap simbol negara.
Respons Masyarakat dan Imbauan Polisi
Masyarakat setempat berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum sesuai peraturan yang berlaku. Polisi mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak main hakim sendiri, serta mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena pembakaran bendera negara merupakan tindak pidana yang dapat diancam hukuman berat. Polisi berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.



