Petugas Damkar Dikeroyok Begal di Gambir, Pramono: Ini Tak Boleh Terulang
Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) menjadi korban aksi begal di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan tegas mengecam kejadian ini dan meminta agar kasus tersebut segera dilaporkan ke aparat penegak hukum.
Pramono Anung Minta Satpol PP Beri Bantuan
Pramono Anung menyatakan bahwa dirinya baru mendengar kabar mengenai insiden tersebut. "Saya baru mendengar ini. Tetapi kalau memang betul ada petugas damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman di Gambir, maka saya minta Satpol PP memberikan support, bantuan, dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum," ujar Pramono saat ditemui di Pompa Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (7/4/2026).
Gubernur menekankan bahwa kasus penganiayaan seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. "Yang seperti ini tidak boleh terjadi, karena ini main hakim sendiri. Apa pun, negara kita adalah negara hukum," tegasnya. Pramono menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang lagi di masa depan.
Kronologi Kejadian Begal yang Viral
Korban, yang bernama Bimo Margo Hutomo (30 tahun), mengalami insiden begal di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat. Aksi kejahatan ini terjadi pada Kamis (2/4) dan kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat bahwa korban dipepet oleh beberapa orang pelaku, lalu dipukuli hingga jatuh. Korban bahkan sempat berusaha melawan dengan berduel melawan salah seorang pelaku. Namun, para pelaku akhirnya berhasil melarikan diri dengan membawa kabur sepeda motor dan ponsel milik korban.
Penyelidikan Polisi Terus Berlangsung
Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Iptu Heri Moko, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kronologi kejadian. "Bahwa yang bersangkutan pada saat pulang dari rumah teman dan lewat TKP, korban dipepet oleh pelaku cs. Lalu pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian, sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku," jelas Iptu Heri.
Korban, yang saat itu baru saja pulang dari rumah temannya, menjadi sasaran empuk bagi para pelaku. Polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku dan menangkap mereka secepat mungkin.
Dampak dan Respons Masyarakat
Insiden ini menimbulkan keprihatinan publik, mengingat korban adalah seorang petugas damkar yang bertugas melayani masyarakat. Aksi kekerasan terhadap petugas publik seperti ini dinilai sangat memprihatinkan dan dapat menciptakan rasa tidak aman di masyarakat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh warga, termasuk para petugas yang bertugas di lapangan. Langkah-langkah pencegahan dan penanganan kasus serupa diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.



