Mayat Mutilasi di Depok Ternyata Sudah 12 Hari di Lokasi
Mayat Mutilasi di Depok 12 Hari di Lokasi

Jasad pria termutilasi yang ditemukan di tanah kosong Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ternyata sudah berada di lokasi tersebut sejak 12 hari sebelum akhirnya diketahui warga. Penemuan ini menggegerkan warga setempat, dan polisi masih menyelidiki identitas korban serta pelaku pembunuhan.

Kronologi Penemuan Mayat Mutilasi di Depok

Jasad tersebut pertama kali dilihat oleh saksi berinisial H pada Jumat, 24 Juli 2026. Saat itu, H melihat sebuah karung di tanah kosong dan mengira isinya sampah, sehingga tidak menaruh curiga. Keberadaan karung itu kemudian dilaporkan kepada adiknya, MR.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, saksi H mengira karung tersebut berisi sampah. Ia baru mengetahuinya setelah MR mencoba membakar karung itu pada Selasa sore, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, MR melihat bagian tubuh manusia di dalamnya dan segera melapor ke Bhabinkamtibmas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"MR bermaksud membakar karung yang diduga berisi sampah. Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas," jelas Kombes Budi Hermanto.

Saksi Warga: Karung Dibakar Setelah 12 Hari

Seorang warga bernama Badlu (66) menuturkan bahwa ia melihat karung tersebut sejak 24 Juli 2026. Ia dan warga lain menganggap karung itu berisi sampah, sehingga tidak ada yang berani membukanya. Baru setelah 12 hari, karung tersebut dibakar oleh anak dari teman Badlu.

"Ya dari kemarin sih, pertama ada karung situ dari tanggal 24. Dari tanggal 24 ada karung situ dikira sampah, makanya sama warga sini didiemin aja," ujar Badlu kepada wartawan di lokasi. Ia menambahkan bahwa setelah karung dibakar, karungnya meleleh dan terlihatlah tubuh korban. "Setelah dibakar kan karungnya meleleh. Karungnya meleleh, terus baru kelihatan badannya, gitu," ungkapnya. Badlu juga menyebut bahwa tidak ada bau menyengat dari karung tersebut, sehingga warga tidak curiga.

Kondisi Jasad Korban Mutilasi

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain putih, dan kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha. Terdapat juga luka terbuka di leher. Jasad korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi lebih lanjut.

Kombes Budi Hermanto menyatakan, "Korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher." Hingga kini, identitas korban belum diketahui dan polisi masih menyelidiki kasus ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga