Viral Pemotor Jatuh di Bantargebang Akibat Jalan Licin Air Lindi
Viral Pemotor Jatuh gegara Air Lindi di Bantargebang

Sebanyak belasan pemotor terjatuh di Jalan Siliwangi Pangkalan 5, Bantargebang, Kota Bekasi, pada Selasa (4/8/2026) malam. Peristiwa yang terekam kamera dan viral di media sosial ini diduga disebabkan oleh jalan yang licin akibat tetesan air lindi dari truk sampah yang melintas menuju Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Kronologi Kejadian

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pemotor mengenakan jas hujan biru terjatuh. Tak lama kemudian, dua pemotor di belakangnya ikut tergelincir. Dari arah berlawanan, dua pengendara lainnya juga mengalami nasib serupa. Warga sekitar langsung memberikan pertolongan dan mengimbau pengendara lain untuk lebih berhati-hati.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, lokasi kejadian banyak terdapat tetesan air lindi dari truk pengangkut sampah yang bercampur dengan air hujan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
"Bahwa setelah adanya hujan dan tetesan air lindi dari mobil truck sampah yang melintas di sekitar lokasi, sehingga menyebabkan jalan menjadi licin," kata Gefri saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Bukan Oli, tapi Air Lindi

Gefri memastikan bahwa tidak ada tumpahan oli di lokasi, meskipun sempat beredar narasi bahwa penyebab kecelakaan adalah oli. Ia menegaskan bahwa para pemotor jatuh karena jalanan licin akibat tetesan air lindi yang bercampur air hujan.

"Bukan disebabkan karena oli tumpah di jalan. Melainkan karena tetesan air lindi atau air sampah truk sampah yang mengarah ke TPST Bantargebang dan hujan rintik-rintik yang mengakibatkan jalan licin," tuturnya.

Penanganan Cepat oleh Petugas

Setelah kejadian, warga segera melapor kepada petugas. Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan TPST Bantargebang dan pemadam kebakaran untuk membersihkan jalan dari sisa air lindi yang membuat licin.

"Pihak TPST dan dibantu pemadam kebakaran melakukan pembersihan jalan dengan menyemprotkan air dan sampai saat ini sudah tidak ada kendaraan roda dua yang terjatuh lagi," imbuh Gefri.

Peristiwa ini menjadi peringatan akan pentingnya pengelolaan truk pengangkut sampah agar tidak meneteskan air lindi di jalan umum, terutama saat musim hujan. Diharapkan pihak terkait dapat meningkatkan pengawasan dan perawatan truk sampah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga