Kebakaran Gedung di Cikini Jakpus, Asap Hitam Tutupi Bangunan
Kebakaran Gedung di Cikini Jakpus, Asap Hitam Tutupi

Kebakaran melanda sebuah gedung yang masih dalam tahap pembangunan di Jalan Cikini Raya, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8/2026) siang. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan menutupi sebagian besar area bangunan, memicu respons cepat dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

Kronologi dan Penanganan di Lokasi

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, gedung yang terbakar diperkirakan akan memiliki lebih dari dua lantai. Asap terlihat paling pekat di sisi kanan bagian atas bangunan, dan mulai terlihat oleh warga sekitar pukul 14.50 WIB. Laporan pertama masuk ke Command Center Gulkarmat pada pukul 14.45 WIB, dan operasi pemadaman dimulai pukul 14.52 WIB.

"Objek terbakar gedung," ujar petugas Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta saat dikonfirmasi. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung dan api berhasil dilokalisir. "Proses pemadaman, api dilokalisir," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Evakuasi Pekerja dan Dampak Lalu Lintas

Sejumlah pekerja yang berada di lantai bawah sempat terjebak asap, namun berhasil dievakuasi dengan selamat. Arus lalu lintas di sekitar lokasi masih normal, dan mobil ambulans telah disiagakan di lokasi kejadian. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun luka-luka.

Gedung yang terbakar berlokasi dekat dengan SMPN 1 Jakarta, sehingga sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga dan pihak sekolah. Namun, tidak ada aktivitas belajar mengajar yang terganggu karena kebakaran terjadi di luar jam sekolah.

Upaya Pemadaman dan Investigasi

Sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran beserta 76 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Petugas bekerja keras untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Kebakaran ini menjadi perhatian publik karena terjadi di kawasan padat penduduk dan dekat dengan fasilitas pendidikan. Pihak Gulkarmat mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat potensi bahaya kebakaran.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pemadaman dan hasil investigasi akan disampaikan oleh pihak berwenang. Sementara itu, warga diminta untuk menghindari area sekitar lokasi kebakaran demi keselamatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga