KAI Minta Maaf Usai Petugas Perlintasan Tertidur, Truk Nyaris Tertabrak Kereta di Kediri
KAI Minta Maaf Usai Petugas Perlintasan Tertidur di Kediri

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kepanikan warga saat Kereta Api (KA) Brantas melintas di perlintasan sebidang Simpang Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Rabu (22/7/2026) dini hari. Dalam rekaman tersebut, palang pintu perlintasan tidak tertutup sehingga sebuah truk nyaris tertabrak kereta.

Kronologi Insiden di Perlintasan Mengkreng

Peristiwa terjadi di JPL 303A KM 213+705 petak jalan Kertosono-Papar pada pukul 01.48 WIB. KA 152 Brantas relasi Pasarsenen-Blitar melintas saat palang pintu perlintasan masih terbuka. Rekaman menunjukkan seorang pria berteriak mengingatkan warga, "Mari Iki kereta Brantas lewat. Iki keturon po piye iki?" (Ini kereta Brantas lewat. Ini ketiduran atau bagaimana?).

Lokomotif melintas sambil membunyikan klakson berulang kali, sementara sejumlah kendaraan masih berada di sekitar rel. Seorang warga berjaket hitam mendatangi pos jaga dan mengetuk jendela untuk membangunkan petugas. Warga lain mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tidak melintas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanggapan PT KAI Daop 7 Madiun

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, membenarkan kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan petugas jaga perlintasan tidak melaksanakan prosedur pengamanan sehingga palang pintu tidak tertutup. "Petugas yang bersangkutan kemudian dapat melanjutkan tugas dengan pengawasan dan pendampingan langsung dari petugas Unit JJ 7.3 Kertosono guna memastikan pengamanan perlintasan berjalan sesuai prosedur," ujar Tohari.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang timbul akibat kejadian ini. Keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama KAI. Kami tidak mentoleransi setiap bentuk pelanggaran terhadap prosedur operasional yang dapat berpotensi menimbulkan risiko keselamatan," tegas Tohari.

Dampak dan Tindak Lanjut

Insiden ini menjadi perhatian publik karena membahayakan keselamatan. KAI memastikan akan mengevaluasi prosedur di perlintasan sebidang dan meningkatkan pengawasan terhadap petugas jaga. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintasi perlintasan kereta api.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga