Kemlu: 6 WNI Ditangkap Terkait Pembunuhan WNI Maros di Armenia
6 WNI Ditangkap Terkait Pembunuhan WNI Maros di Armenia

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan bahwa enam warga negara Indonesia (WNI) telah ditangkap oleh otoritas Armenia terkait kematian Valent A Tambuto (24), pemuda asal Maros, Sulawesi Selatan, yang ditemukan tewas di kamar mes pekerja di Yerevan. Dua di antaranya sudah dipulangkan, sementara empat lainnya masih menjalani proses hukum.

Kronologi Penangkapan dan Proses Hukum

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa komunikasi dari KBRI Kyiv melalui konsul kehormatan di Yerevan menunjukkan penyelidikan masih berlangsung. "Baik korban maupun terduga pelaku merupakan warga negara Indonesia," ujar Heni di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Otoritas setempat telah mengamankan enam WNI. "Dua orang di antaranya sudah dilepaskan, sementara empat orang WNI lainnya masih menjalani proses hukum, masih dalam proses penyidikan," ungkap Heni.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Pemulangan Jenazah dan Nota Diplomatik

Kemlu telah mengirimkan nota diplomatik ke Kementerian Luar Negeri Armenia untuk memperoleh akses kekonsuleran dan melihat jenazah guna penanganan selanjutnya. "Kami masih menunggu pemberian akses kekonsuleran tersebut sambil berkoordinasi dengan otoritas setempat," tambah Heni. Kemlu juga memantau apakah diperlukan pendampingan kekonsuleran bagi para terduga pelaku.

Kronologi Kematian Valent

Valent A Tambuto ditemukan tewas dengan kaki, tangan, dan mulut terikat lakban di kamar mes pekerja sebuah perusahaan IT di Yerevan. Keluarga menerima kabar pada Rabu (15/7) malam. Adik korban, Arnold Tambuto, mengatakan komunikasi terakhir terjadi pada Rabu dini hari pukul 01.00 Wita. "Almarhum bekerja di bidang IT di perusahaan konsultan IT," ujar Arnold.

Pacar korban, Tati, yang berada di Filipina, merasa curiga karena tidak bisa menghubungi Valent sepanjang hari, yang kemudian memicu pemberitahuan ke keluarga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga