Polisi Bergerak Usut Aksi Copet HP yang Viral di Blok M
Polisi kini bergerak aktif menyelidiki aksi pencopetan ponsel yang terjadi di kawasan ramai Blok M, Jakarta Selatan. Aksi pelaku yang terekam kamera CCTV ini telah menjadi viral di berbagai platform media sosial, menarik perhatian publik dan aparat keamanan.
Detil Kejadian Pencopetan yang Terekam CCTV
Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat seorang wanita bersama temannya sedang duduk santai di bangku trotoar di Blok M. Korban tidak menyadari bahwa pelaku telah mengincar ponselnya yang diletakkan di meja. Saat posisi badan korban membelakangi ponsel, pelaku dengan cepat mengambil ponsel tersebut secepat kilat.
"Pelaku memanfaatkan momen ketika korban sedang lengah dan asyik berswafoto dengan temannya," jelas laporan investigasi awal. Pria bertopi hitam itu kemudian berjalan santai meninggalkan lokasi, sambil menyelipkan ponsel curian di bagian depan celananya. Seorang saksi yang melintas sempat memberi tahu korban tentang pelaku, tetapi sudah terlambat.
Laporan Polisi dan Penanganan Kasus
Korban telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditangani lebih lanjut.
"Kasus ini sepenuhnya dalam penanganan Polres Jakarta Selatan. Tim penyelidik sedang mendalami, termasuk meminta keterangan dari pelapor dan saksi-saksi, serta menganalisis barang bukti seperti rekaman CCTV," kata Budi Hermanto dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya.
Upaya Pencegahan dan Harapan Polisi
Budi Hermanto juga menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Dia menekankan pentingnya menjaga keamanan di tempat-tempat keramaian seperti Blok M, yang merupakan pusat ekonomi, kuliner, dan hiburan masyarakat.
"Kita ingin wilayah-wilayah hiburan ini tetap menjadi tempat yang aman dan menyenangkan, bukan menimbulkan rasa takut atau fear of crime di kalangan warga," imbuhnya. Polisi berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah tindak kriminal di kawasan publik.
Investigasi terus berlanjut dengan polisi memburu pelaku yang masih dalam pelarian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang.