Pemeriksaan 15 Orang
Polres Metro Jakarta Pusat telah memeriksa belasan orang terkait bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (26/7) pagi. Peristiwa ini menewaskan satu orang dan menimbulkan kerusakan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung mengonfirmasi bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kurang lebih 15 orang.
"Kalau untuk peristiwa itu secara keseluruhan kami melakukan pengamanan pemeriksaan secara intensif itu sejumlah kurang lebih 15 orang. Namun untuk klastering dalam peristiwa-peristiwa, kami beda-bedakan," kata Reynold seperti dikutip dari Antara, Senin (27/7). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap penyebab dan kronologi bentrokan antar kelompok yang terjadi di lokasi tersebut.
Dugaan Perusakan UMKM
Selain memeriksa para terduga pelaku, penyidik juga memeriksa sejumlah korban dan saksi mata. Reynold menambahkan bahwa polisi mendalami dugaan perusakan gerobak milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta dugaan penganiayaan terhadap warga yang terjadi saat bentrokan berlangsung.
"Mana korban ataupun yang patut diduga sebagai pelaku, tentunya itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Reynold. Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara utuh penyebab bentrokan serta peran masing-masing pihak yang terlibat sesuai alat bukti yang dikumpulkan.
Tiga Terduga Pelaku Diamankan
Polisi juga masih memeriksa secara intensif tiga orang berinisial S, T, dan U yang diamankan terkait bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Menurut Reynold, ketiga orang itu diduga terlibat dalam insiden tersebut. "Dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut," kata Reynold.
Hingga saat ini, polisi belum mengumumkan secara resmi pemicu bentrokan. Namun, pihak kepolisian terus mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari para saksi untuk memastikan kejadian yang sebenarnya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat.



