Polisi tengah menyelidiki penemuan jasad tanpa identitas dengan kondisi termutilasi di sebuah lahan kosong di Pancoran, Kota Depok, Jawa Barat. Jasad korban ditemukan dalam keadaan tanpa kaki, telanjang, dan dibungkus menggunakan karung beras yang dilapisi plastik hitam.
Penemuan Jasad dan Kondisi Korban
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa jenazah korban dibungkus dengan karung beras yang kemudian dibungkus lagi menggunakan plastik berwarna hitam. Pernyataan ini disampaikan kepada wartawan pada Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian. Kedua tangan korban terikat dengan kain berwarna putih, sementara kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha. Selain itu, terdapat luka terbuka pada bagian leher korban.
"Korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher," ujar Budi Hermanto.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi
Jasad korban pertama kali ditemukan pada Jumat (24/7) sekitar pukul 07.00 WIB di sebuah lapangan merah yang ditumbuhi ilalang di kawasan Pancoran Mas, Depok. Warga sekitar sempat mengira karung tersebut berisi sampah, sehingga tidak ada yang berani mendekat.
Setelah beberapa hari, karung tersebut akhirnya dibakar oleh warga karena sudah menimbulkan kecurigaan. Saat karung meleleh, barulah terlihat tubuh korban di dalamnya. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang saksi warga bernama Badlu (66).
"Ya dari kemarin sih, pertama ada karung situ dari tanggal 24. Dari tanggal 24 ada karung situ dikira sampah, makanya sama warga sini didiemin aja," ujar Badlu kepada wartawan di lokasi.
Proses Identifikasi dan Penyelidikan
Setelah penemuan tersebut, Tim Inafis Polres Metro Depok segera melakukan olah TKP dan identifikasi awal. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut.
"Selanjutnya Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut," imbuh Budi Hermanto.
Kapolsek Pancoran Mas AKP Hartono beserta jajaran TNI dan Tim Identifikasi Polres Metro Depok telah berada di lokasi penemuan mayat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan identitas korban maupun motif di balik aksi mutilasi tersebut.
Kesaksian Warga dan Kondisi di Lokasi
Pantauan detikcom di kawasan Pancoran Mas, Depok, pada Selasa (4/8) pukul 17.10 WIB, terlihat warga berkerumun mendekati lokasi penemuan mayat. Jasad korban terlihat tanpa kaki dan masih ditutupi plastik hitam di sebagian tubuhnya.
Badlu menambahkan bahwa jasad korban hanya tersisa badan dan kepala, tanpa kaki. Ia juga mengatakan bahwa tidak ditemukan bagian kaki korban di sekitar lokasi penemuan.
"Nggak begitu bau. Makanya dibakar sama anak Pak Tutu, bapaknya dia kan temen saya ngaji, gitu. Bapaknya ya," ungkapnya.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus mutilasi ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang.



