Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga mengenai kondisi Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, yang kerap licin dan menyebabkan pengendara motor terjatuh. Petugas saat ini tengah melanjutkan pengurasan saluran di lokasi tersebut secara bertahap.
Pengurasan Bertahap Sejak 29 Juli 2026
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Sudin SDA Jakarta Timur menjelaskan bahwa pengurasan saluran telah dilakukan sejak 29 Juli 2026, mengikuti arah aliran air. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang ramai disampaikan masyarakat melalui media sosial.
"Saat ini, pekerjaan tengah berlangsung pada segmen sekitar 50-100 meter dari lokasi laporan di Jalan Raya Bogor RT 04 RW 06, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati. Setelah segmen tersebut selesai, pengurasan akan dilanjutkan hingga mencapai titik yang dilaporkan," tulis Sudin SDA Jakarta Timur dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).
Keluhan Warga dan Dampak Aktivitas Pasar
Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan keluhan warga mengenai kondisi jalan yang licin di sekitar kawasan Pasar Kramat Jati. Dalam unggahan tersebut disebutkan hampir setiap hari ada pengendara yang terjatuh akibat jalan licin, terutama pada pagi hari saat aktivitas pasar sedang ramai.
Sudin SDA menyebut aktivitas Pasar Kramat Jati pada pagi hari turut memengaruhi ruang gerak petugas di lapangan. Karena itu, pelaksanaan pekerjaan perlu disesuaikan agar proses pengurasan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Ajakan Menjaga Kebersihan Saluran
Pihak Sudin SDA juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurut mereka, partisipasi warga dibutuhkan agar fungsi saluran tetap optimal dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.



